TY - GEN CY - UNIVERSITAS LAMPUNG ID - eprints58907 UR - http://digilib.unila.ac.id/58907/ A1 - RIDHO RAKHMAN, 1516071055 Y1 - 2019/07/01/ N2 - Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) merupakan salah satu kerjasama regional di bidang ekonomi. RCEP merupakan kerjasama yang diinisiasikan oleh Tiongkok yang diikuti oleh lima belas anggota di antaranya sepuluh negara anggota ASEAN, Korea Selatan, India, Jepang, Australia, dan Selandia baru. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kepentingan apa sajakah yang ingin dicapai oleh Tiongkok dalam kerjasama RCEP. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data analisis data sekunder. Penelitian ini menemukan bahwa ada tiga kepentingan Tiongkok dalam RCEP, yaitu : kepentingan ekonomi, kepentingan politik, dan kepentingan rivalitas Tiongkok-Amerika Serikat terutama di kawasan Asia Tenggara. Dalam setiap kepentingan tersebut memiliki beberapa faktor pendorong bagi Tiongkok. Faktor pendorong kepentingan ekonomi yang dimiliki Tiongkok ialah keuntungan dalam sumber daya alam, sumber daya manusia, dan yang ketiga yaitu memudahkan jalur masuk perdagangan dan investasi. Faktor pendorong kepentingan politik Tiongkok ialah untuk memperkuat citra sebagai negara super power, kedua yaitu untuk menguasai bidang ekonomi di antaranya perdagangan barang dan jasa, dan, sektor investasi, untuk mempertahankan hegemoni pada sektor perdagangan khususnya dengan negara-negara ASEAN. Faktor kepentingan dalam rivalitas TiongkokAmerika Serikat, yaitu untuk meminimalisir ancaman dari tindakan yang dilakukan Amerika Serikat terhadap Tiongkok, serta untuk menggusur hegemoni Amerika Serikat pada bidang ekonomi di beberapa sektor. Kata kunci : Kerjasama Ekonomi, Kepentingan, Tiongkok, RCEP Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) merupakan salah satu kerjasama regional di bidang ekonomi. RCEP merupakan kerjasama yang diinisiasikan oleh Tiongkok yang diikuti oleh lima belas anggota di antaranya sepuluh negara anggota ASEAN, Korea Selatan, India, Jepang, Australia, dan Selandia baru. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kepentingan apa sajakah yang ingin dicapai oleh Tiongkok dalam kerjasama RCEP. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data analisis data sekunder. Penelitian ini menemukan bahwa ada tiga kepentingan Tiongkok dalam RCEP, yaitu : kepentingan ekonomi, kepentingan politik, dan kepentingan rivalitas Tiongkok-Amerika Serikat terutama di kawasan Asia Tenggara. Dalam setiap kepentingan tersebut memiliki beberapa faktor pendorong bagi Tiongkok. Faktor pendorong kepentingan ekonomi yang dimiliki Tiongkok ialah keuntungan dalam sumber daya alam, sumber daya manusia, dan yang ketiga yaitu memudahkan jalur masuk perdagangan dan investasi. Faktor pendorong kepentingan politik Tiongkok ialah untuk memperkuat citra sebagai negara super power, kedua yaitu untuk menguasai bidang ekonomi di antaranya perdagangan barang dan jasa, dan, sektor investasi, untuk mempertahankan hegemoni pada sektor perdagangan khususnya dengan negara-negara ASEAN. Faktor kepentingan dalam rivalitas TiongkokAmerika Serikat, yaitu untuk meminimalisir ancaman dari tindakan yang dilakukan Amerika Serikat terhadap Tiongkok, serta untuk menggusur hegemoni Amerika Serikat pada bidang ekonomi di beberapa sektor. Kata kunci : Kerjasama Ekonomi, Kepentingan, Tiongkok, RCEP PB - FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK TI - KEPENTINGAN TIONGKOK DALAM KERJASAMA REGIONAL COMPREHENSIVE ECONOMIC PARTNERSHIP PADA MASA PEMERINTAHAN XI JINPING TAHUN 2012-2017 AV - restricted ER -