%A 1123011038 Susilo Cendrawanto %T Pengembangan Bahar Ajar Berbasis Multimedia Interaktif Pada Kompetensi Dasar Menggunakan Alat Ukur Osiloskop Di SMK Bandar Lampung %X Tujuan penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan kondisi dan potensi pembelajaran yang telah dilakukan guru pada kompetensi dasar menggunakan alat ukur osiloskop, (2) menghasilkan produk multimedia interaktif untuk pembelajaran pada kompetensi dasar menggunakan alat ukur osiloskop,(3) menganalisa efektivitas pembelajaran dengan menggunakan multimedia interaktif, (4) menganalisa efisiensi pembelajaran dengan menggunakan multimedia interaktif, (5) menganalisa kemenarikan pembelajaran dengan menggunakan multimedia interaktif.Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (research and development). Subyek uji coba menggunakan purposive sampling siswa tingkat XI Teknik Audio Video di SMK Bandar Lampung. Data dikumpulkan dengan tes unjuk kerja dan angket. Uji coba lapangan menggunakan kuasi eksperimen one group pretest-posttest design. Analisis data dengan uji-t berpasangan paired t-test dan deskriptif kuantitatif. Kesimpulan penelitian adalah: (1) potensi sarana dan prasarana sekolah dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan multimedia interaktif, (2) menghasilkan multimedia interaktif kompetensi dasar menggunakan alat ukur osiloskop, (3) multimedia interaktif efektif digunakan sebagai media pembelajaran dengan nilai N-gain untuk aspek psikomotor adalah 0,41, (4) multimedia interaktif efisien sebagai media pembelajaran dengan nilai rasio efisiensi sebesar 1,22,(5) multimedia interaktif sangat menarik untuk digunakan sebagai sebagai media pembelajaran dengan rata-rata skor 3,34. Kata kunci : pembelajaran, multimedia interaktif, alat ukur osiloskop, efektif,efisiensi, kemenarikan. The purpose of this study were (1) to describe the condition and potential of learning that has been done by the teacher on the basic competence using an oscilloscope measurement tool, (2) to produce interactive multimedia products for learning the basic competence using an oscilloscope measuring tool, (3) to analyze the effectiveness of learning using interactive multimedia, (4) to analyze the efficiency of learning using interactive multimedia, (5) to analyze the attractiveness of learning using interactive multimedia.The study was research and development. Subject of the test used purposive sampling of students at the 11th grade of audio-video engineering on Vocational School Bandar Lampung. Data were collected with performance test and questionnaire. Field testing used the quasi-experimental of one group pretestposttest design. Data analysis used paired t-test and quantitative descriptive.The conclusions of the study were: (1) the potential of school facilities and infrastructure can be utilized to develop interactive multimedia, (2) produce interactive multimedia of basic competence using an oscilloscope measuring tool, (3) the interactive multimedia was effective to use as learning media N-gain values for aspects of psychomotor was 0.41, (4) efficient interactive multimedia as a medium of learning to value efficiency ratio of 1.22, (5) Interactive multimedia was very attractive for use as media of learning with an average score of 3.34. Keywords: learning, interactive multimedia, oscilloscope measuring tool,effective, efficient, attractiveness. %D 2014 %I Universitas Lampung %L eprints6305