%0 Generic %A Dhelia Apriliani , 1816011030 %C UNIVERSITAS LAMPUNG %D 2022 %F eprints:68003 %I FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK %T PAMALI: PANTANGAN MAKAN MASA KEHAMILAN PADA ORANG JAWA DAN SUNDA DI LAMPUNG %U http://digilib.unila.ac.id/68003/ %X Penelitian ini bertujuan untuk memahami praktik Pamali pantang makan pada masa kehamilan bagi orang Jawa dan Sunda di Lampung serta perubahan kepercayaan pantang makan pada orang Jawa dan Sunda yang tinggal di Lampung. Pamali berupa pantang makan merupakan suatu subkultur kebudayaan Jawa dan Sunda yaitu kepercayaan atau keyakinan dari masyarakat yang mungkin saja sulit berubah. Pantang makan pada masa kehamilan merupakan kepercayaan untuk berpantang makan terhadap beberapa jenis makanan tertentu yang diyakini mampu membahayakan ibu hamil dan kandungan apabila mengonsumsi makanan tersebut. Pantang makan adalah resep sosial yang diformulasikan oleh pada orang tua dahulu dan diwariskan pada generasi selanjutnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan metode pengumpulan data wawancara mendalam dan observasi partisipan. Hasil penelitian ditemukan bahwa ibu hamil melakukan pantang makan pada beberapa jenis makanan tertentu. Kepercayaan berpantang makan merupakan perintah dari orang tua sehingga ibu hamil patuh dan meyakini pantang makan yang dipercaya apabila melanggar dapat mendatangkan bahaya bagi dirinya dan bayi dalam kandungannya. Pantang makan mencerminkan adanya keterlibatan budaya pada aspek gizi masyarakat. Adanya sanksi terhadap pelanggaran memainkan peranan besar pada masyarakat dalam upaya mewujudkan pemaknaan slamet sebagai strategi menjauhkan segala bentuk ciloko atau cilaka. Oleh karena itu keberadaan Pamali pantang makan tetap dijunjung tinggi dan dipercayai ditengah perkembangan kehidupan masyarakat. Kata Kunci: Pamali, pantang makan, budaya, Jawa, Sunda, ibu hamil