%0 Generic %9 Other %A Ade Lia Delita, 1014023030 %C Universitas Lampung %D 2015 %F eprints:8057 %I Fakultas Pertanian %T ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL DAN EFISIENSI PEMASARAN LADA DI KECAMATAN GUNUNG LABUHAN KABUPATEN WAY KANAN %U http://digilib.unila.ac.id/8057/ %X ABSTRAK ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL DAN EFISIENSI PEMASARAN LADA DI KECAMATAN GUNUNG LABUHAN KABUPATEN WAY KANAN Oleh ADE LIA DELITA Penelitian ini bertujuan untuk menetahui: (1) kelayakan finansial usahatani lada dan (2) efisiensi pemasaran lada. Penelitian ini dilakukan pada dua sentra produksi lada, yaitu Desa Gunung Labuhan dan Desa Bengkulu Tengah, Kabupaten Way Kanan. Responden terdiri dari lima puluh petani lada yang dipilih secara acak dengan teknik acak distratifikasikan dan enam pedagang lada yang ditentukan dengan teknik bola salju. Tujuan pertama dianalisis menggunakan kriteria investasi dan sensitivitas. Tujuan kedua dianalisis menggunakan marjin pemasaran, korelasi harga dan elastisitas transmisi harga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) berdasarkan nilai kriteria investasi menunjukkan bahwa usahatani lada layak untuk diusahakan dan setelah diuji laju kepekaan (sensitivitas) terhadap perubahan-perubahan yang terjadi yaitu kenaikan biaya produksi sebesar 8,38 %, penurunan jumlah produksi sebesar 30%, dan penurunan harga jual sebesar 13 % usahatani lada masih layak untuk diusahakan (2) struktur pasar adalah pasar oligopsoni dimana penjual lebih banyak dibandingkan dengan pembeli, nilai koefisien korelasi harga lada adalah 0,47 yang berarti pasar lada tidak bersaing sempurna dan nilai elastisitas transmisi harga yang diperoleh adalah 1,74 maka laju perubahan harga di tingkat konsumen lebih besar dibanding laju perubahan harga di tingkat produsen. Kata kunci : finansial, kelayakan, lada, pemasaran ABSTRACT FINANCIAL FEASABILITY AND MARKETING EFFICIENCY ANALYSIS OF PEPPER FARMING IN GUNUNG LABUHAN SUBDISTRICT OF WAY KANAN REGENCY By ADE LIA DELITA The research aims to find out: financial feasibility of pepper farming and marketing efficiency of pepper. This research was conducted in two pepper production centers, Gunung Labuhan Village and Bengkulu Tengah Village, Gunung Labuhan Subdistrict of Way Kanan Regency. Respondents consisted of fifty pepper farmers selected randomly by using stratified random sampling and six pepper traders determined by using snowball sampling. The first goal was analyzed using investment criteria and sensitivity rate. The second goal was analyzed using marketing margins, price correlations, and price transmission elasticity. The results showed that pepper farming is worth to attempt based on the value of investment criteria and the sensitivity rate analysis against changes that may occur. The changes were the production cost increase of 8.38 % the production quantity decrease of 30%, and the production price decrease of 13 %. The market structure was oligopsonistic market with the price correlation coefficient value of 0.47, which means pepper market is not perfectly competitive, and price transmission elasticity value of 1.74, which means the rate of change in consumer prices is greater than the rate of change in producer prices . Key words : feasibility, financial, marketing, pepper