POTENSI INTERAKSI OBAT PADA PASIEN PENYAKIT ANGINA PEKTORIS TIDAK STABIL (APTS) DI INSTALASI RAWAT INAP RSUD PESAWARAN PROVINSI LAMPUNG TAHUN 2025

YUVIANA, YUVIANA (2026) POTENSI INTERAKSI OBAT PADA PASIEN PENYAKIT ANGINA PEKTORIS TIDAK STABIL (APTS) DI INSTALASI RAWAT INAP RSUD PESAWARAN PROVINSI LAMPUNG TAHUN 2025. FAKULTAS KEDOKTERAN, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
File PDF
ABSTRAK.pdf

Download (255Kb) | Preview
[img] File PDF
SKRIPSI YUVI TANPA LAMPIRAN.pdf
Restricted to Hanya staf

Download (2706Kb) | Minta salinan
[img]
Preview
File PDF
SKRIPSI YUVI TANPA PEMBAHASAN.pdf

Download (2712Kb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

Background: Unstable Angina (UA) patients require complex therapeutic regimens to stabilize their condition and prevent progression to myocardial infarction. The use of multiple medications increases the risk of potential drug-drug interactions (DDIs). This study aimed to identify the potential drug-drug interactions and the associated risk factors in patiens with Unstable Angina (UA). Method: Descriptive-analytic observational design with a cross-sectional approach. Medical record data from January to December 2025 were used. Drugdrug interactions were evaluated using the Medscape website. The relationship between age, Charlson Comorbidity Index (CCI) score, and number of medications with potential drug-drug interactions was analyzed using Spearman Rank correlation test, while the association between gender and the potential drug-drug interactions was assessed using Independent t-test. Results: A total of 129 patients were identified as experiencing potential drug-drug interactions during hospitalization, consisting of major 16,38%, moderate 78,81%, and minor 4,81% interactions. Bivariate analysis demonstrated a significant association between the number of medications with potential drug-drug interactions, with a p-values 0,001, respectively. However, no significant association was observed between age, sex and the Charlson Comorbidity Index (CCI) score with potential drug-drug interactions, with p-values 0,616, 0,391 dan 0,067respectively. Conclusion: There is significant association between the number of medications with potential drugdrug interactions. In contrast, age, sex, and the Charlson Comorbidity Index (CCI) are not associated with potenstial drug-drug interactions in patiens with Unstable Angina (UA). Keywords: Unstable Angina, Risk Factors, Potential Drug-Drug Interactions Latar belakang: Pasien Angina Pektoris Tidak Stabil (APTS) membutuhkan terapi yang kompleks untuk menstabilkan keadaan serta mencegah perkembangan menjadi infark miokard. Penggunaan terapi yang kompleks dapat meningkatkan risiko terjadinya interaksi obat. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui potensi interaksi obat dan faktor risiko yang berhubungan dengan potensi interaksi obat pada pasien Angina Pektoris Tidak Stabil (APTS). Metode: Desain deskriptifanalitik observasional pendekatan cross-sectional menggunakan data rekam medik Januari – Desember 2025. Evaluasi interaksi obat menggunakan website Medscape. Analisis hubungan antara usia, skor Charlson Comorbidity Index (CCI), dan jumlah obat dengan potensi interaksi obat menggunakan uji Rank Spearman dan hubungan antara jenis kelamin dengan potensi interaksi obat menggunakan Independent Ttest. Hasil: 129 pasien ditemukan mengalami potensi interaksi obat selama perawatan pada tingkat keparahan major 16,38%, moderate 78,81%, dan minor 4,81%. Analisis bivariat menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara jumlah obat dengan potensi interaksi obat dengan nilai p-value 0,001, namun tidak terdapat hubungan antara usia, jenis kelamin dan skor Charlson Comorbidity Index (CCI) dengan potensi interaksi obat dengan nilai p-value 0,616, 0,391 dan 0,067. Simpulan: Terdapat hubungan antara jumlah obat dengan potensi interaksi obat, namun tidak terdapat hubungan antara usia, jenis kelamin, dan Charlson Comorbidity Index (CCI) dengan potensi interaksi obat pada pasien Angina Pektoris Tidak Stabil (APTS). Kata kunci: Angina Pektoris Tidak Stabil (APTS), Faktor Risiko, Potensi Interaksi Obat.

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek: 600 Teknologi (ilmu terapan)
600 Teknologi (ilmu terapan) > 610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan
Program Studi: FAKULTAS KEDOKTERAN (FK) > Prodi S1-Prodi Farmasi
Pengguna Deposit: 2605642423 Digilib
Date Deposited: 29 Jun 2026 04:46
Terakhir diubah: 29 Jun 2026 04:46
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/101641

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir