PENGARUH TEKANAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA BADAN PERENCANAAN DAN PEMBANGUNAN DAERAH (BAPPEDA) KOTA BANDARLAMPUNG

0611011087, MAULIKA OKTAVIA PENGARUH TEKANAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA BADAN PERENCANAAN DAN PEMBANGUNAN DAERAH (BAPPEDA) KOTA BANDARLAMPUNG. Digital Library.

[img]
Preview
Text
0611011087-ABSTRACT B.INGGRIS.pdf

Download (40Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0611011087-Abstrak.pdf

Download (39Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0611011087-KESIMPULAN.pdf

Download (31Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
0611011087-PENDAHULUAN.pdf

Download (115Kb) | Preview

Abstrak

ABSTRAK Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah Kota Bandar Lampung (Bappeda) merupakan unsur pendukung tugas kepala daerah yang mempunyai tugas menyusun dan menentukan kebijaksanaan dibidang perencanaan pembangunan, pembinaan penyelenggaraan daerah, pengembangan kota, serta penilaian atas pelaksanaannya. Tujuan organisasi dengan hasil yang maksimum akan semakin mudah tercapai dengan adanya kinerja yang maksimal dari seluruh pegawai. Salah satu cara yang harus dilakukan untuk mencapai kinerja pegawai yang maksimal adalah dengan mengurangi tingkat tekanan kerja yang ada. Masalah yang dihadapi adalah adanya target dan tuntutan tugas yang memberatkan pekerjaan pegawai, target yang mengharuskan seluruh tugas harus selesai dalam waktu yang hampir bersamaan serta tuntutan untuk tetap menghasilkan kualitas kerja yang maksimal. Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini adalah : ”Apakah tekanan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai pada Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah Kota Bandar Lampung?” Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tekanan kerja terhadap kinerja pegawai Bappeda Kota Bandar Lampung. Hipotesis yang diajukan adalah tekanan kerja mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kinerja pegawai Bappeda Kota Bandar Lampung”. Data diperoleh dari kuesioner yang disebarkan kepada 59 responden pegawai menggunakan data populasi karena mengambil objek penelitian seluruh pegawai yang ada pada Bappeda Kota Bandar Lampung. Alat analisis kuantitatif yang digunakan adalah analisis regresi sederhana dengan progran SPSS Versi 13. Adapun hasil analisis regresi sederhana mengetahui pengaruh tekanan kerja terhadap kinerja pegawai pada Bappeda Kota Bandar Lampung adalah Y= 26,447 + 0,558X. Diperoleh nilai – nilai sebagai berikut:R2 = 0,490 dan R = 0,700. Besar kontribusi variabel bebas (Tekanan Kerja) terhadap variabel terikat (Kinerja Pegawai) dapat diketahui berdasarkan nilai koefisien determinasi (R2), yaitu sebesar 0,490. Artinya variabel tekanan kerja berpengaruh pada kinerja pegawai sebesar 49% dan sisanya 51% dipengaruhi oleh variabel bebas lainnya yang tidak diidentifikasi dalam penelitian ini, sedangkan korelasi tekanan kerja dan kinerja karyawan yang sangat kuat yaitu sebesar 70%. Pengujian hipotesis menggunakan uji-t untuk mengukur pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat. Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh thitung = 7,405 > ttabel = 1,671, yang artinya bahwa Ho ditolak dan Ha diterima dengan tingkat kepercayaan 95%. Saran yang diberikan kepada pihak Bappeda Kota Bandar Lampung adalah Bappeda Kota Bandar Lampung perlu mengelola tekanan kerja yang dialami pegawainya dengan baik agar tidak berkelanjutan sehingga dapat meningkatkan kinerjanya.

Tipe Karya Ilmiah: Artikel
Subyek: A General Works = Karya Karya Umum
Depositing User: UPT . TIK4
Date Deposited: 08 Jan 2016 09:14
Last Modified: 08 Jan 2016 09:14
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/16745

Actions (login required)

View Item View Item