KAJIAN EKSPERIMENTAL PENGARUH JUMLAH SUDU TERHADAP UNJUK KERJA TURBIN HELIK UNTUK MODEL SISTEM PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MIKROHIDRO (PLTMH)

DWI SUPRATMANTO, 0855021008 (2016) KAJIAN EKSPERIMENTAL PENGARUH JUMLAH SUDU TERHADAP UNJUK KERJA TURBIN HELIK UNTUK MODEL SISTEM PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MIKROHIDRO (PLTMH). FAKULTAS TEKNIK, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
Text
ABSTRAK (ABSTRACT).pdf

Download (84Kb) | Preview
[img] Text
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1165Kb)
[img]
Preview
Text
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (1166Kb) | Preview

Abstrak

ABSTRAK Pemanfaatan energi air sebagai pembangkit listrik merupakan salah satu cara penggunaan sumber energi terbarukan. Di Indonesia telah banyak dikembangkan pembangkit listrik dengan menggunakan turbin, namun kebanyakan turbin tersebut memanfaatkan tinggi jatuh air (head) sebagai penggeraknya, seperti air terjun dan air yang dibendung. Namun tidak semua daerah di Indonesia memiliki potensi energi air dengan tinggi jatuh yang tinggi, tetapi hanya memiliki potensi energi air yang memiliki tinggi jatuh rendah atau memiliki energi kinetik aliran. Turbin yang dapat digunakan untuk memanfaatkan potensi energi air yang tinggi jatuhnya rendah atau hanya memiliki energi kinetik aliran ini yaitu turbin helik. Salah satu parameter yang mempengaruhi unjuk kerja pengoprasian turbin helik adalah jumlah sudu. Pada penelitian ini dilakukan pengkajian pengaruh jumlah sudu terhadap unjuk kerja turbin helik untuk model sistem pembangkit listrik tenaga mikrohidro (PLTMH). Pengujian dilakukan di saluran irigasi Way Tebu 1 dan 2 di Desa Banjaragung Udik, Kecamatan Pugung, Kabupaten Tanggamus, dimana variasi jumlah sudu yang digunakan: 2, 3 dan 4 buah, dengan dimensi turbin yang digunakan: diameter 1 m dan tinggi 1,2 m. Hasil pengujian turbin helik dengan menggunakan jumlah sudu 3 buah menunjukkan unjuk kerja yang optimal dimana efisiensi yang dihasilkan mencapai 35,99 % bila dibandingkan dengan menggunakan jumlah sudu 2 dan 4 buah. Daya yang dibangkitkan sebesar 130 Watt dengan kecepatan aliran 0,8 m/s dan debit aliran 0,96 m /s Kata kunci: Turbin helik, jumlah sudu, unjukkerja. 3 ABSTRACT Utilization of water energy as power plant is one of method how to use a renewable energy resource. In Indonesia, power plant turbine has been developed, but more of it exploiter water elevate as activator. Like as water fall and dam. But not all Indonesian area have potential for that, but only have low elevate potential or have low energy kinetic. The turbine can be used for low elevate water potential is helical turbine One of the parameter which can affect performance this turbine is number of vanes. This research was conducted assessment influence the number vanes of helical turbine performance for system model micro hydro power plant. The testing has been held at irrigation way cane 1 and 2 in the Banjaragung udik village, Tanggamus regency, where variation the number of vanes was used : 2, 3 and 4. The result of this research with 3 vanes shows the optimum performance where the efficiency reach hill 35,99%, if we compare with 2 or 4 vane. Power generated reach 130 watt with speed of flow 0.8m/s and discharge flow 0.96m /s. Keyword : helical turbine, number of vanes, performance. 3

Tipe Karya Ilmiah: Skripsi
Subyek: Teknologi > Teknik mesin dan mesin
Teknologi > Teknik mesin dan mesin

Teknologi > Teknik Elektro. Rekayasa elektronik Nuklir
Teknologi > Teknik Elektro. Rekayasa elektronik Nuklir
Program Studi: Fakultas Teknik > Prodi Teknik Mesin
Depositing User: 4248140 . Digilib
Date Deposited: 04 Mar 2016 01:31
Last Modified: 04 Mar 2016 01:31
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/21446

Actions (login required)

View Item View Item