Easy Orient Dewantari, (2014) Hubungan Adekuasi Hemodialisis dengan Asupan Makan dan Indeks Massa Tubuh Pasien Gagal Ginjal Kronik yang Menjalani Hemodialisis di RSUD Abdul Moeloek Bandar Lampung. Universitas Lampung, Fakultas Kedokteran.
|
File PDF
3. Cover Dalam.pdf Download (22Kb) | Preview |
|
|
File PDF
1. Abstract.pdf Download (59Kb) | Preview |
|
|
File PDF
2. Abstrak.pdf Download (7Kb) | Preview |
|
|
File PDF
4. Lembar Persetujuan.pdf Download (606Kb) | Preview |
|
|
File PDF
5. Lembar Pengesahan.pdf Download (573Kb) | Preview |
|
|
File PDF
9. Daftar Isi.pdf Download (14Kb) | Preview |
|
|
File PDF
10. Daftar Tabel.pdf Download (7Kb) | Preview |
|
|
File PDF
11. Daftar Gambar.pdf Download (6Kb) | Preview |
|
|
File PDF
12. Daftar Lampiran.pdf Download (5Kb) | Preview |
|
|
File PDF
Bab 1.pdf Download (98Kb) | Preview |
|
|
File PDF
Bab 2.pdf Download (267Kb) | Preview |
|
|
File PDF
Bab 3.pdf Download (270Kb) | Preview |
|
File PDF
Bab 4.pdf Restricted to Hanya pengguna terdaftar Download (275Kb) |
||
|
File PDF
Bab 5.pdf Download (88Kb) | Preview |
|
|
File PDF
Daftar Pustaka.pdf Download (146Kb) | Preview |
Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)
Adekuasi hemodialisis merupakan indikator penentuan kecukupan dosis pada pasien hemodialisis. Pasien hemodialisis beresiko mengalami malnutrisi energi-protein akibat asupan makan yang kurang dan dapat dideteksi dengan pengukuran indeks massa tubuh. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan adekuasi hemodialisis dengan asupan makan dan indeks massa tubuh pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis. Desain penelitian yang digunakan adalah cross-sectional menggunakan consecutive sampling dengan 43 responden yang memenuhi kriteria inkusi-ekslusi. Dilakukan pengumpulan data mengenai adekuasi hemodialisis berdasarkan rumus natural Kt/V, asupan makan menggunakan form Semi Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQFFQ) dan status gizi menggunakan indeks massa tubuh. Uji normalitas yang digunakan adalah Shapiro-Wilk (n<50) dan uji korelasi Pearson (p>0.05) untuk mengetahui hubungan antar variabel. Dari hasil penelitian didapatkan responden berumur rerata 45.95 ± 8.059 tahun terdiri dari 51.2% pria dan 48.8% wanita, dan lama menjalani hemodialisis rerata 26.12 ± 29.56 bulan. Dengan uji Pearson didapatkan korelasi positif yang bermakna antara adekuasi hemodialisis dengan asupan energi (p=0.000, r=0.524), asupan protein (p=0.000, r=0.530) dan didapatkan korelasi negatif yang bermakna antara adekuasi hemodialisis dengan indeks massa tubuh (p=0.015 r=0.367). Kata Kunci: Adekuasi hemodialisis, asupan energi, asupan protein, indeks massa tubuh
Jenis Karya Akhir: | Skripsi |
---|---|
Subyek: | > R Medicine (General) |
Program Studi: | Fakultas Kedokteran > Prodi Pendidikan Dokter |
Pengguna Deposit: | UPT Perpustakaan Unila |
Date Deposited: | 17 Jul 2014 06:58 |
Terakhir diubah: | 17 Jul 2014 06:58 |
URI: | http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/2357 |
Actions (login required)
Lihat Karya Akhir |