PEWARISAN NILAI BUDAYA MELALUI SIMBOL GELAR ADAT LAMPUNG BUAY NUNYAI(Studi di Kelurahan Kotabumi Ilir, Kotabumi, Lampung Utara)

SARAH FADHILAH BAIHAQQI, 1346031023 (2017) PEWARISAN NILAI BUDAYA MELALUI SIMBOL GELAR ADAT LAMPUNG BUAY NUNYAI(Studi di Kelurahan Kotabumi Ilir, Kotabumi, Lampung Utara). FAKULTAS ILMU SOSIAL DANILMU POLITIK, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (31Kb) | Preview
[img] Text
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3450Kb)
[img]
Preview
Text
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (2170Kb) | Preview

Abstrak

Begawi Cakak Pepadun adalah sebuah pengambilan gelar adat. Selain itu upacara ini bertujuan untuk meningkatkan status adat seseorang yaitu status adat tertinggi atau Suttan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pewarisan nilai budaya melalui simbol gelar adat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teori struktural fungsional dan teori simbol. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus. Hasil dari penelitian ini bahwa seseorang yang mempunyai gelar adat memiliki peran di kelompok masyarakat Lampung Pepadun. Simbol dalam gelar adat ini diketahui dari nama gelar adat yang didapatkan seseorang yang bergelar adat Suttan. Gelar adat tersebut masih berkaitan dengan gelar adat yang dimiliki keluarga terdahulu dan hal inilah yang membuat penelitian ini menunjukkan bahwa pewarisan sebuah gelar adat yang turun temurun terjadi dalam garis keluarganya. Kata Kunci: Begawi Cakak Pepadun, Gelar Adat, Teori Simbol, Teori Struktural Fungsional AN INHERITANCE OF CULTURAL VALUE THROUGH THE SYMBOL OF CUSTOMARY TITTLE LAMPUNG BUAY NUNYAI (Study in Kotabumi Ilir District, Kotabumi, North Lampung) Begawi Cakak Pepadun is a process to take a custom tittle. Additionally, the purpose of the ceremony is to increase one’s customary status which is Suttan as the highest status. The purpose of the research is to find out and to analyze the inheritancen of cultural values through customary symbol tittle. This research used the qualitative approaches with the functional structural theory and symbol theory and this research also used case study as its method. The result of this research showed that someone who has customary tittle has a certain role in the Lampung Pepadun society. The non verbal symbol of this customary tittle is obtained from the Suttan tittle as his customary tittle. That customary tittle is still related to the customary tittle of his ancestors and because of that this research showed us that the inheritance of a customary tittle indeed occur in their heirs Key word: Begawi Cakak Pepadun, The tittle of customary, Symbol Theory, Functional Structural Theory

Tipe Karya Ilmiah: Skripsi
Subyek: H Ilmu Sosial = Social Sciences > HF Commerce
Program Studi: Fakultas ISIP > Prodi Komunikasi
Depositing User: 11583788 . Digilib
Date Deposited: 15 Dec 2017 02:56
Last Modified: 15 Dec 2017 02:56
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/29291

Actions (login required)

View Item View Item