AKLIMATISASI JAMUR DARI BIOTA LAUT PADA MEDIA KULIT UDANG UNTUK PENENTUAN KADAR GLUKOSAMIN

AYUNING FARA MUDHITA SARI, 1417011014 (2018) AKLIMATISASI JAMUR DARI BIOTA LAUT PADA MEDIA KULIT UDANG UNTUK PENENTUAN KADAR GLUKOSAMIN. FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM , UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (1978Kb)
[img] Text
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2113Kb)
[img] Text
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (2114Kb)

Abstrak

Kitinase merupakan enzim yang dapat mendegradasi kitin menjadi komponennya (oligomer, dimer, dan monomer). Salah satu mikroorganisme kitinolitik yang dapat menghasilkan kitinase terbesar yaitu jamur. Pada penelitian ini, jamur yang digunakan untuk mendegradasi kitin menjadi glukosamin berasal dari biota laut. Jamur diaklimatisasi pada media kulit udang untuk menghasilkan kitinase. Sampel yang diperoleh direaksikan dengan reagen ninhidrin, kemudian diukur absorbansinya menggunakan microplate reader. Dari pengukuran tersebut, diperoleh absorbansi sampel yang kemudian dapat dibuat diagram produksi glukosamin. Pada ketiga sampel diperoleh kadar glukosamin tertinggi adalah pada hari ketiga dengan kadar glukosamin berturut-turut adalah 8,555 mg/L; 16 mg/L; 12,889 mg/L. Analisis kualitatif produksi glukosamin ditentukan melalui analisis Kromatografi Lapis Tipis (KLT). Dari analisis tersebut diperoleh hasil berupa spot hitam yang diindikasikan sebagai glukosamin pada F3, F6 dan F8 (Rf= 0,3). Kemurnian glukosamin pada sampel F3, F6, dan F8 ditentukan melalui analisis High Performance Liquid Chromatography (HPLC) dan menunjukkan satu puncak yang dominan pada waktu retensi 1,322; 1,335; dan 1,366 menit. Dari tiga sampel tersebut yang paling mendekati standar dengan waktu retensi 1,262 adalah sampel F3 dengan waktu retensi 1,322. Kata Kunci : Glukosamin, Kulit Udang, Microplate Reader, Kromatografi Lapis Tipis (KLT), High Performance Liquid Chromatography (HPLC). abstract Chitinase is an enzyme that can degrade chitin into its components (oligomers, dimers, and monomers). One of chitinolytic microorganisms that can produce the largest chitinase is fungi. In this research, the fungi used to degrade chitin to glucosamine comes from marine biota. The fungi is acclimatized to the shrimp shells medium to produce chitinase. The samples were reacted with ninhydrin reagent, then absorbance was measured using a microplate reader. From these measurements, diagram of glucosamine production can be made from the sample absorbance. In three samples, the highest glucosamine contents was obtained on the third day with glucosamine contents are 8.555 mg / L; 16 mg / L; 12,889 mg / L. Qualitative analysis of glucosamine production was determined by analysis of Thin Layer Chromatography (TLC). The analysis obtained of black spots indicated as glucosamine at samples F3, F6 and F8 (Rf = 0.3). Glucosamine purity in samples F3, F6, and F8 was determined by analysis of High Performance Liquid Chromatography (HPLC) and showed a dominant peak at retention time of 1.322; 1,335; and 1.366 minutes. Of the three samples that are closest to the standard with a retention time of 1,262 are F3 samples with a retention time of 1.322. Key words : Glucosamine, Shrim shells, Microplate Reader, Thin Layer Chromatography (TLC), High Performance Liquid Chromatography (HPLC).

Tipe Karya Ilmiah: Skripsi
Subyek: Q Science (General)
Q Science (General) > QD Chemistry
Program Studi: Fakultas MIPA > Prodi Kimia
Depositing User: 188727896 . Digilib
Date Deposited: 13 Dec 2018 08:34
Last Modified: 13 Dec 2018 08:34
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/54710

Actions (login required)

View Item View Item