POLA KOMUNIKASI ANTARPRIBADI PASANGAN NIKAH TA'ARUF DALAM MEMBANGUN KEHARMONISAN RUMAH TANGGA (Studi pada Pasangan Ustad/ Ustadzah Nikah Ta'aruf di Yayasan Daarul Hikmah Rajabasa Lampung)

HERDIANI OKTAVIA, 1116031048 (2018) POLA KOMUNIKASI ANTARPRIBADI PASANGAN NIKAH TA'ARUF DALAM MEMBANGUN KEHARMONISAN RUMAH TANGGA (Studi pada Pasangan Ustad/ Ustadzah Nikah Ta'aruf di Yayasan Daarul Hikmah Rajabasa Lampung). FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (20Kb) | Preview
[img] Text
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1243Kb)
[img]
Preview
Text
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (721Kb) | Preview

Abstrak

Pernikahan ta’aruf yang relatif singkat berpotensi menimbulkan kegagalan komunikasi dan merusak hubungan rumah tangga. Namun sebenarnya, proses ta’aruf tidak berhenti saat pernikahan telah terjadi, melainkan berlanjut hingga akhir hayat dengan komitmen sakinah mawaddah wa rahmah. Karena itu, penelitian ini akan mencari tahu tentang pola komunikasi yang digunakan pasangan nikah ta’aruf untuk membangun keharmonisan rumah tangga. Untuk mencapai tujuan tersebut, peneliti menggunakan metode kualitatif dengan subjek penelitian yaitu lima pasang ustad/ustadzah Yayasan Daarul Hikmah Rajabasa Lampung yang menikah ta’aruf dengan usia pernikahan minimal lima tahun. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan triangulasi sumber data, yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahap Newlyd Marriage, kelima pasang informan menggunakan Pola Keseimbangan Terbalik (Balance Split Pattern). Hal ini dikarenakan para informan masih melakukan penyesuaian diri dengan pasangannya. Mereka juga melakukan role taking dan role making untuk membentuk rumah tangga yang diidamkan. Kemudian, setelah mereka melalui Parental Marriage (Masa Menjadi Orang Tua), sebanyak empat dari lima pasang informan menerapkan Pola Keseimbangan (Equality Pattern). Hal itu dikarenakan keberadaan anak membuat pasangan menjadi lebih dewasa dan bertanggung jawab, sehingga meningkatkan keharmonisan rumah tangga. Adapun faktor pendukung pola komunikasi pasangan nikah ta’aruf dalam membangun keharmonisan rumah tangga, meliputi lima kualitas komunikasi antarpribadi berdasarkan DeVito (2011:285), yaitu keterbukaan, empati, dukungan, rasa positif, dan kesetaraan. Kemudian faktor penghambat pola komunikasi pasangan nikah ta’aruf dalam membangun keharmonisan rumah tangga, meliputi campur tangan orang lain; perceptual distorsion; dan suasana psikologis. Kata kunci: Pernikahan, Ta’aruf, Keharmonisan INTERPERSONAL COMMUNICATION PATTERNS OF TA'ARUF MARRIAGE COUPLES IN BUILDING THE HOUSEHOLD HARMONY (Study on Ustad / Ustadzah Married by Ta'aruf at Yayasan Daarul Hikmah Rajabasa Lampung) The short process of marriage ta'aruf has potential to cause communication failure and damage the household relation. But actually, the process of ta'aruf does not stop when the marriage happens, but continues until the end of life with commitment being sakinah, mawaddah, wa rahmah. Therefore, this research will find out about the communication patterns used by marriage couples by ta'aruf to establish the household harmony. To achieve these purpose, researchers used qualitative methods with five pairs of ustad/ustadzah Yayasan Daarul Hikmah Rajabasa Lampung who married by ta'aruf with a minimum marriage age is five years, as research subjects. In this study, researchers used triangulation of data sources, there are interviews, observation, and documentation. The results showed that at the Newlyd Marriage, the five pairs of informants used the Balance Split Pattern. This is because the informants still make adjustments to their partners. They also do role taking and role making to form desirable households. Then, after they went through Parental Marriage, four of five pairs of informants applied the Equality Pattern. That is because the existence of children makes the couple become more mature and responsible, thus increasing household harmony. The factors supporting the communication pattern of marriage couple by ta'aruf to build household harmony include the five qualities of interpersonal communication based on DeVito (2011: 285), there are openness, empathy, support, positive feeling, and equality. Then the inhibiting factor of the marriage couple by ta'aruf to build household harmony includes the interference of others; perceptual distortion; and psychological atmosphere. Keywords: Marriage, Ta’aruf, Harmony

Tipe Karya Ilmiah: Skripsi
Subyek: Agama > Islam. Bahaisme. Teosofi, dll
Hukum Pidana > Agama > Islam. Bahaisme. Teosofi, dll

H Ilmu Sosial = Social Sciences > HQ The family. Marriage. Woman
Program Studi: Fakultas ISIP > Prodi Komunikasi
Depositing User: 188906065 . Digilib
Date Deposited: 20 Dec 2018 04:37
Last Modified: 20 Dec 2018 04:37
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/54851

Actions (login required)

View Item View Item