KAJIAN KANDUNGAN LOGAM BERAT TIMBAL (Pb), KADMIUM (Cd), TEMBAGA (Cu), KROMIUM (Cr) DAN MANGAN (Mn) PADA IKAN KURISI (Nemipterus japonicus) DI PERAIRAN TELUK LAMPUNG SECARA SPEKTROFOTOMETRI SERAPAN ATOM

Apri Welda, 1217011006 (2018) KAJIAN KANDUNGAN LOGAM BERAT TIMBAL (Pb), KADMIUM (Cd), TEMBAGA (Cu), KROMIUM (Cr) DAN MANGAN (Mn) PADA IKAN KURISI (Nemipterus japonicus) DI PERAIRAN TELUK LAMPUNG SECARA SPEKTROFOTOMETRI SERAPAN ATOM. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Lampung.

[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (12Kb) | Preview
[img] Text
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (841Kb)
[img]
Preview
Text
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (763Kb) | Preview

Abstrak

Telah dilakukan kajian kandungan logam berat Pb, Cd, Cu, Cr dan Mn pada ikan kurisi di tiga lokasi pada perairan Teluk Lampung yaitu Lempasing, Rangai dan Kalianda. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya minat masyarakat Lampung dalam mengkonsumsi ikan kurisi hasil tangkapan di perairan Teluk Lampung, sementara belum diketahui apakah ikan kurisi pada perairan tersebut bebas dari pencemaran logam berat berbahaya. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi mengenai mutu ikan kurisi tersebut apakah aman dari pencemaran logam berat Pb, Cd, Cu, Cr dan Mn, sehingga layak dijadikan sumber pangan masyarakat secara umum. Penelitian ini menggunakan alat Spektrofotometri Serapan Atom (SSA) dalam menentukan nilai konsentrasi logam Pb, Cd, Cu, Cr dan Mn. Preparasi sampel ikan kurisi dilakukan dengan metode destruksi basah menggunakan campuran asam HNO3 65% dan H2O2 30%. Kemudian konsentrasi logam Pb, Cd, Cu, Cr, dan Mn dianalisis dengan alat Spektrofotometri Serapan Atom (SSA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ikan kurisi yang diambil dari perairan Kalianda tercemar logam Cu sebesar 0,0932 ppm dan Mn sebesar 1,0830 ppm, sementara dari perairan Lempasing didapati cemaran logam Mn sebesar 0,2454 ppm. Logam berat lainnya tidak terdeteksi. Berdasarkan standar baku mutu logam berat pada ikan laut yang ditentukan oleh Badan Standarisasi Nasional (BSN) dan Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM), maka disimpulkan bahwa ikan kurisi di perairan Teluk Lampung aman bagi kesehatan manusia dan layak dikonsumsi sebagai sumber pangan jangka panjang. Kata Kunci: Pb, Cd, Cu, Cr, Mn, kandungan logam berat, ikan kurisi, (Nemipterus japonicus), perairan Teluk Lampung, Spektrofotometer Serapan Atom

Tipe Karya Ilmiah: Skripsi
Subyek: Q Science (General) > QD Chemistry
Program Studi: Fakultas MIPA > Prodi Kimia
Depositing User: 188697990 . Digilib
Date Deposited: 20 Dec 2018 07:53
Last Modified: 20 Dec 2018 07:53
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/54890

Actions (login required)

View Item View Item