EFEKTIVITAS KOMUNIKASI ETNIK BALI DAN JAWA DALAM MENINGKATKAN HUBUNGAN ANTARBUDAYA (Studi Pada Masyarakat Dusun Perwakilan Sriwidodo Kecamatan Bandar Sribhawono, Lampung Timur)

FIFKI NUGRAENI MABRUROH, 1516031105 (2019) EFEKTIVITAS KOMUNIKASI ETNIK BALI DAN JAWA DALAM MENINGKATKAN HUBUNGAN ANTARBUDAYA (Studi Pada Masyarakat Dusun Perwakilan Sriwidodo Kecamatan Bandar Sribhawono, Lampung Timur). FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
File PDF
ABSTRAK.pdf

Download (14Kb) | Preview
[img] File PDF
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Hanya staf

Download (2124Kb)
[img]
Preview
File PDF
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (2123Kb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

Keberagaman etnik memungkinkan terjadinya komunikasi antarbudaya. Komunikasi yang terjadi antara etnik yang berbeda dapat menimbulkan adanya komunikasi baik efektif maupun tidak efektif. Kompetensi komunikasi adalah hal yang dibutuhkan dalam rangka mencapai efektivitas sebuah komunikasi. Kompetensi komunikasi terbagi menjadi tiga yaitu motivasi, pengetahuan dan keterampilan. Komunikasi yang efektif dapat menghilangkan kesalahpahaman dan rasa cemas dari pihak yang berkomunikasi. Etnik Bali dan Jawa di Dusun Perwakilan Sriwidodo memiliki kompetensi komunikasi sehingga komunikasi kedua etnik menjadi efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar hubungan antara kompetensi komunikasi dan efektivitas komunikasi antara etnik Bali dan Jawa di dusun tersebut. Penelitian ini menggunakan tipe survei dengan metode kuantitatif. Sampel pada penelitian ini menggunakan rumus kuota sampel dengan jumlah sebanyak 30 pasang sampel. Analisis data menggunakan Pearson Product Moment dengan tingkat signifikansi 95%. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat hubungan antara kompetensi komunikasi dengan efektivitas komunikasi (perilaku tersinggung dan canggung) dengan signifikansi sebesar 0.000. Hubungan motivasi dengan perilaku tersinggung adalah sebesar 90%, dan perilaku canggung adalah 80%. Hubungan pengetahuan berkomunikasi dengan perilaku tersinggung adalah 88% dan perilaku canggung adalah 71%. Hubungan keterampilan berkomunikasi dengan perilaku tersinggung adalah 82.3% dan dengan perilaku canggung adalah 71%. Semakin tinggi motivasi berkomunikasi maka semakin tinggi efektivitas komunikasi, semakin tinggi pengetahuan berkomunikasi maka semakin tinggi efektivitas komunikasi, dan semakin tingggi keterampilan berkomunikasi maka semakin tinggi efektivitas komunikasi. Kata Kunci : Efektivitas Komunikasi, Kompetensi Komunikasi, Komunikasi Antarbuaya

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek: 300 Ilmu sosial
300 Ilmu sosial > 302 Interaksi sosial
Program Studi: Fakultas ISIP > Prodi Ilmu Komunikasi
Pengguna Deposit: UPT . Teti Novianti
Date Deposited: 23 Mar 2022 07:44
Terakhir diubah: 23 Mar 2022 07:44
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/55605

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir