KINERJA CAMPURAN LATASTON (HRS-WC) ASBUTON DENGAN PENAMBAHAN OLI BEKAS TERHADAP PENGUJIAN MARSHALL

REZA FITRA SANDI, 0815011026 (2013) KINERJA CAMPURAN LATASTON (HRS-WC) ASBUTON DENGAN PENAMBAHAN OLI BEKAS TERHADAP PENGUJIAN MARSHALL. FAKULTAS TEKNIK, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
Text
cover .pdf

Download (21Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
cover dalam.pdf

Download (12Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
abstrak.pdf

Download (7Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
ABSTRACT.pdf

Download (82Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
lembar persetujuan.pdf

Download (7Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
surat pernyataan ok.pdf

Download (4Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
lembar pengesahan .pdf

Download (6Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
riwayat hidup .pdf

Download (12Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
Motto dan persembahan.pdf

Download (80Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
daftar isi.pdf

Download (75Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
daftar tabel.pdf

Download (6Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
BAb I.pdf

Download (89Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
BAb II .pdf

Download (302Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab III .pdf

Download (324Kb) | Preview
[img] Text
Bab IV .pdf
Restricted to Registered users only

Download (293Kb)
[img]
Preview
Text
Bab V .pdf

Download (85Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
daftar pustaka .pdf

Download (64Kb) | Preview

Abstrak

ABSTRAK Seiring dengan melonjaknya harga aspal minyak dan ketersedian jumlahnya yang terbatas maka perlu dicari alternatif lain bahan pengikat perkerasan jalan. Alternatif yang bisa dilakukan adalah pemanfaatan aspal alam yang terdapat di pulau Buton Sulawesi Tenggara dari Indonesia dikenal dengan nama Asbuton. Secara ekonomis penggunaan oli bekas sebagai modifier pada campuran beraspal dikarenakan oli bekas memiliki nilai titik nyala setara aspal sehingga tidak mudah menguap dan nilai viskositas tinggi untuk melunakkan mineral yang terkandung dalam Asbuton. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Inti Jalan Raya Fakultas Teknik Universitas Lampung menggunakan metode pengujian Marshall untuk campuran beraspal panas dengan perendaman benda uji selama 30 menit dan 3x8 jam agar diketahui karakteristik campuran seperti VMA, VIM, VFA, stabilitas, kelelehan, dan Marshall Quotient. Benda uji menggunakan campuran aspal minyak 15% dan Asbuton 85% yang diperam dengan variasi kadar oli bekas 0%, 10%, 20%, dan 30%. Benda uji dibuat sebanyak 3 buah pada masing-masing variasi kadar oli bekas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa properties campuran yang memenuhi syarat yaitu VMA dan kelelehan sedangkan VIM didapatkan nilai yang lebih tinggi dari ketentuan yang ditetapkan, dan VFA didapatkan nilai yang lebih rendah dari ketentuan. Kadar penambahan oli bekas terhadap Asbuton yang menghasilkan nilai stabilitas dan Marshall Quotient yang memenuhi syarat adalah kadar oli bekas 0% dan 10%. Secara keseluruhan penambahan kadar oli bekas terhadap Asbuton tidak direkomendasikan untuk digunakan dalam campuran Lataston (HRS-WC). Kata Kunci : HRS - WC, Asbuton, Oli Bekas, Parameter Marshall ABSTRACT Along with the soaring price of petroleum asphalt and limited availability of the amount it needs to look for another alternative binder pavement. Alternatives that can be done is to use natural asphalt located in Buton island of Sulawesi in Indonesia known as Asbuton. Economically the use of used oil as a modifier in asphalt mix used oil because the flash point value equivalent asphalt so volatile and high viscosity grades to soften the minerals contained in Asbuton. The research was carried in the Core Road Laboratory of the Faculty Engineering of Lampung University using the method of Marshall test for hot mix asphalt with specimen immersion for 30 minutes and 3x8 hours for the mix characteristic known as VMA, VIM, VFA, stability, flow and Marshall Quotient. Specimen using a mixture of 15% petroleum asphalt and 85% Asbuton were brooded with used oil content variation 0%, 10%, 20%, and 30%. Specimen made 3 pieces on each of the various levels of used oil. The results showed that the mixture properties are eligible VMA and flow while VIM obtained a higher value than the provisions established, and VFA obtained a lower value of the provision. Levels addition used oil to Asbuton that produces stability and Marshall Quotient value of eligible used oil levels are 0% and 10%. Overall the addition of used oil levels to Asbuton not recommended for use in mixed Lataston (HRS-WC). Keywords: HRS - WC, Asbuton, Used Oil, Parameter Marshall

Tipe Karya Ilmiah: Skripsi
Subyek: A General Works = Karya Karya Umum
Program Studi: Fakultas Teknik > Prodi Sipil
Depositing User: Farid Hambali Prihantoro, A.Md.
Date Deposited: 09 Dec 2014 06:25
Last Modified: 09 Dec 2014 06:25
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/5696

Actions (login required)

View Item View Item