TRADISI BROBOSAN DALAM UPACARA KEMATIAN MASYARAKAT JAWA DI KELURAHAN RAJABASA RAYA KECAMATAN RAJABASA KOTA BANDARLAMPUNG

TIA DAMAYANTI , 1313033083 (2019) TRADISI BROBOSAN DALAM UPACARA KEMATIAN MASYARAKAT JAWA DI KELURAHAN RAJABASA RAYA KECAMATAN RAJABASA KOTA BANDARLAMPUNG. FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (8Kb) | Preview
[img] Text
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1820Kb)
[img]
Preview
Text
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (1365Kb) | Preview

Abstrak

Indonesia memiliki beragam suku dan tradisi di dalamnya. Salah satunya adalah tradisi Brobosan. Tradisi Brobosan merupakan upacara tradisi yang ada dalam adat kematian budaya Jawa yang diselenggarakan Brobosan merupakan salah satu rangkaian pada upacara kematian adat Jawa, prosesi ini dilakukan sebelum jenazah diberangkatkan ke pemakaman. Brobosan dilakukan bertujuan sebagai penghormatan terakhir dari sanak keluarga yang masih hidup kepada jenzah. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimanakah Prosesi serta Makna Eksplisit (Tersurat) dan Makna Implisit (Tersirat) Tradisi Brobosan Pada Upacara Kematian Masyarakat Jawa Di Kelurahan Rajabasa Raya Kecamatan Rajabasa Kota Bandar Lampung ? Tujuannya yaitu untuk mengetahui Prosesi serta Makna Eksplisit (Tersurat) dan Makna Implisit (Tersirat) Tradisi Brobosan Pada Upacara Kematian Masyarakat Jawa Di Kelurahan Rajabasa Raya Kecamatan Rajabasa Kota Bandar Lampung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data wawancara dan studi pustaka. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Prosesi dalam tradisi upacara kematian adat Jawa ada beberapa ragkaian yang harus dilakukan dari mulai perawatan jenazah, perlengkapan yang digunakan dalam upacara kematian adat Jawa, prosesi sebelum pemberangkatan jenazah ke pemakaman dan prosesi setelah penguburan jenazah. Prosesi Brobosan dilakukan oleh anak cucunya orang telah meninggal, dimulai dari anak tertua sampai dengan cucu-cucunya dengan cara merunduk dibawah keranda jenazah dan mengelilinya sebanyak 3 kali atau 7 kali searah jarum jam. Makna Eksplisit (Tersurat) dari Tradisi Brobosan sebagai penghormatan terakhir dari keluarga yang masih hidup kepada jenazah yang dilakukan sebelum pemberangkatan jenazah ke pemakaman. Makna Implisit (Tersirat) dari Tradisi Brobosan bahwa semua kebaikan yang ada di dalam diri jenazah semasa hidup akan menurun ke anak cucunya kelak jika melakukan tradisi Brobosan tersebut, dari mulai kepandaiannya, kejayaannya dan segala hal baik yang dilakukan jenazah semasa hidupnya.

Tipe Karya Ilmiah: Skripsi
Subyek: 300 Ilmu sosial, sosiologi & antropologi
900 Sejarah
L Education > LA History of education
Program Studi: Fakultas KIP > Prodi Pendidikan Sejarah IPS
Depositing User: 188684697 . Digilib
Date Deposited: 01 Aug 2019 07:54
Last Modified: 01 Aug 2019 07:54
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/58081

Actions (login required)

View Item View Item