PERAN MASYARAKAT MELALUI MEDIA SOSIAL DAN IMPLIKASINYA TERHADAP KEBIJAKAN REVITALISASI PUSAT KEBUDAYAAN DAN OLAHRAGA (PKOR) WAY HALIM

IGA AWALIA, 1516021026 (2019) PERAN MASYARAKAT MELALUI MEDIA SOSIAL DAN IMPLIKASINYA TERHADAP KEBIJAKAN REVITALISASI PUSAT KEBUDAYAAN DAN OLAHRAGA (PKOR) WAY HALIM. FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK , UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (11Kb) | Preview
[img] Text
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (5Mb)
[img]
Preview
Text
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (2996Kb) | Preview

Abstrak

Saat ini masyarakat cenderung menyampaikan aspirasi melalui media sosial karena jika secara langsung aspirasi terkadang tidak ditindaklanjuti oleh pemerintah. Tidak sedikit masyarakat yang menyampaikan aspirasinya melalui media sosial terkait PKOR Way Halim, sehingga perlu diketahui terkait peran masyarakat melalui media sosial dan implikasinya terhadap kebijakan revitalisasi PKOR Way Halim. Tujuan penelitian untuk mengetahui peran masyakat melalui media sosial dan kecendrungan aplikasi media sosial yang digunakan masyarakat dalam menyampaikan aspirasinya, untuk mengetahui relevansi dari aspirasi masyarakat di media sosial dan untuk mengetahui implikasi aspirasi masyarakat di media sosial terhadap kebijakan revitalisasi PKOR Way Halim. Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Lokasi penelitian di PKOR Way Halim. Informan yaitu pemerintah, masyarakat, dan swasta. Pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian adalah (1) Masyarakat dinyatakan berperan dalam kebijakan revitalisasi PKOR Way Halim karena aspirasi masyarakat di media sosial memenuhi empat indikator peran serta masyarakat yaitu, sebagai kebijakan, sebagai strategi, sebagai alat komunikasi dan sebagai alat penyelesaian sengketa. Namun, tidak berperan sebagai terapi karena indikator peran masyarakat sebagai terapi tidak terpenuhi (2) Aspirasi masyarakat di media sosial sebelum revitalisasi cenderung menggunakan aplikasi google+ dan saat revitalisasi menggunakan aplikasi instagram yang disampaikan oleh generasi millenial dan pihak swasta (3) Aspirasi masyarakat di media sosial sebelum revitalisasi berimplikasi pada keputusan merevitalisasi PKOR Way Halim, sedangkan aspirasi masyarakaat saat revitalisasi berimplikasi pada pelaksanaan teknis dari revitalisasi PKOR Way Halim. Kata Kunci: PKOR Way Halim, Peran Masyarakat, Media Sosial, dan Kebijakan Revitalisasi Nowadays, the community tends to express their aspiration through social media because if it is directly spoken, they are sometimes not followed up by the government. There are many people expressing their aspirations through social media related to PKOR Way Halim, it is therefore needed to be known regarding the role of the community through social media and its implications for PKOR Way Halim's revitalization policy. The objective of this research is to identify the role of the community through social media and the tendency of social media applications used by the public in expressing their aspirations, to find out the relevance of community aspirations in social media and to find out the implications of community aspirations in social media for PKOR Way Halim revitalization policy. This type of research is a descriptive study with a qualitative approach. The research locations were at PKOR Way Halim. Informants, namely government, community, and private sectors. The data were collected through interviews, observation, and documentation. The results of the study are (1) It is found out that the community plays its role in PKOR Way Halim revitalization policy since the aspirations of the community in social media has fulfilled the four indicators of community participation namely, as a policy, as a strategy, as a communication tool and as a dispute resolution medium. However, it does not play a role as a therapy because the community's role indicator as therapy is not fulfilled (2) Community aspirations in social media before revitalization tend to use the Google+ application and during the revitalization was delivered through Instagram conveyed by millennial generation and private parties (3) Public aspirations on social media prior to revitalization have implications for the decision to revitalize the Way Halim PKOR, while community aspirations during revitalization have implications for the technical implementation of the revitalization of PKOR Way Halim. Keywords: PKOR Way Halim, Role Of Community, Social Media, and Revitalization Policy

Tipe Karya Ilmiah: Skripsi
Subyek: 300 Ilmu sosial, sosiologi & antropologi > 320 Ilmu politik
J Political Science > JS Local government Municipal government
Program Studi: Fakultas ISIP > Prodi Ilmu Pemerintahan
Depositing User: 2018089020 . Digilib
Date Deposited: 26 Sep 2019 07:02
Last Modified: 26 Sep 2019 07:02
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/58981

Actions (login required)

View Item View Item