EFEKTIVITAS VAKSINBIVALEN Vibrio parahaemolyticus DAN V. vulnificus YANG DIBERIKAN SECARA MIKROENKAPSULASI SEBAGAI PENCEGAHAN VIBRIOSIS PADA BAWAL BINTANG Trachinotus blochii (Lacepede, 1801)

YUKE YUSTIANI , 1514111014 (2019) EFEKTIVITAS VAKSINBIVALEN Vibrio parahaemolyticus DAN V. vulnificus YANG DIBERIKAN SECARA MIKROENKAPSULASI SEBAGAI PENCEGAHAN VIBRIOSIS PADA BAWAL BINTANG Trachinotus blochii (Lacepede, 1801). FAKULTAS PERTANIAN, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (1141Kb) | Preview
[img] Text
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2982Kb)
[img]
Preview
Text
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (2977Kb) | Preview

Abstrak

Bawal bintang Trachinotus blochiimerupakan spesies budidaya perikanan laut yang memiliki nilai jual tinggi dan masih tergolong baru dibudidayakan di Indonesia. Namun kendala yang sering dihadapi para pembudidaya bawal bintang yaitu serangan bakteri Vibrio. Salah satu alternatif untuk mengatasi vibriosis adalah pemberian vaksin bivalen secara oral melalui mikroenkapsulasi.Tujuan mikroenkapsulasi vaksin adalah melindungi vaksin dari kerusakan oleh sistem pencernaan ikan. Vibrio parahaemolyticus dan V. vulnificus diberikan secara mikroenkapsulasi dengan metode freeze dry. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 3 ulangan. Dosis vaksin yang digunakan yaitu kontrol positif, A (1 g vaksin/ kg pakan), B (2 g vaksin/kg pakan). Hasil penelitian menunjukkan vaksinasi bivalen Vibrio parahaemolyticus dan V. vulnificus meningkatkan total leukosit, aktifitas fagositosis, indeks fagositosis, tingkat kelangsungan hidup, danRelative Percent Survival. Dosis terbaik yaitu perlakuan B (2g vaksin/kg pakan), dibuktikan dengan peningkatan total leukosit sebesar 8,8x106 sel/mm3, aktifitas fagositosis sebesar 95,17±2%, indeks fagositosis sebesar 2,40±0,26, tingkat kelangsungan hidup sebesar 73±30,5%, dan Relative Percent Survivalsebesar 63±6,9%. Kata kunci : bawal bintang, vaksinasi, vibriosis, mikroenkapsulasi. Snubnose pompanoTrachinotus blochii is a species of marine aquaculture that has a high economic value and is still relatively new cultivated in Indonesia. However, most of the snubnose pompano farmers faced disease problems caused by Vibrio bacteria. One alternative to overcome vibriosis is oral vaccination with micoencapsulation technique. The aim of vaccine microencapsulation was to protect it from damages of digestive system.Vibrio parahaemolyticus and V. vulnificus were mikroencapsulated with freeze dry method. The experimental design used was a complete random design (RAL) with 3 treatments and 3 replications. The doses ofbivalent vaccine were positive control (comercial feed), A (1 g vaccine/kg feed), and B (2 g vaccine/kg feed). The results showed that bivalent Vibrio parahaemolyticus and V. vulnificus increased leukocytes total, phagocytic activity, phagocytic index, survival rate, and relative percent survival. The best dose was treatment B (2 g vaccine/kg of feed), as evidence, an increase intotal leukocytes of 8,8x106 cells/mm3, phagocytosis activities of 95,17±2%, phagocytic index of 2,40±0,26, survival rate of 73±30,5%, and relative percent survival 63±6,9%. Keywords : snubnose pompano, vaccination,vibriosis, microencapsulation.

Tipe Karya Ilmiah: Skripsi
Subyek: 600 Teknologi
600 Teknologi > 630 Pertanian
Program Studi: Fakultas Pertanian > Prodi Budidaya Perairan
Depositing User: 2018080132 . Digilib
Date Deposited: 10 Oct 2019 07:33
Last Modified: 10 Oct 2019 07:33
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/59160

Actions (login required)

View Item View Item