ANALISIS PENDAPATAN DAN TINGKAT KESEJAHTERAAN PETANI KOPI ANGGOTA DAN NON-ANGGOTA KELOMPOK TANI DI KECAMATAN KEBUN TEBU KABUPATEN LAMPUNG BARAT

Fabiola Aprilia, 1414131060 (2019) ANALISIS PENDAPATAN DAN TINGKAT KESEJAHTERAAN PETANI KOPI ANGGOTA DAN NON-ANGGOTA KELOMPOK TANI DI KECAMATAN KEBUN TEBU KABUPATEN LAMPUNG BARAT. FAKULTAS PERTANIAN , UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (12Kb) | Preview
[img] Text
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3938Kb)
[img]
Preview
Text
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (2215Kb) | Preview

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis partisipasi anggota kelompok tani dalam kegiatan kelompok tani, tingkat pendapatan usahatani kopi, tingkat pendapatan rumah tangga, tingkat kesejahteraan rumah tangga petani kopi anggota dan nonanggota kelompok tani, serta faktor-faktor yang mempengaruhi kesejahteraan. Penelitian ini menggunakan metode survei dan pengambilan data dilakukan di dua desa yaitu Desa Tribudi Syukur dan Desa Tribudi Makmur pada bulan Mei-Juni 2018. Jumlah responden sebanyak 60 responden dengan rincian 30 responden anggota kelompok tani dan 30 responden nonanggota kelompok tani yang diambil secara acak sederhana. Analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis deskriptif kualitatif dan analisis kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi petani kopi anggota kelompok tani terhadap kegiatan kelompok tani termasuk ke dalam kategori sedang. Rata-rata pendapatan usahatani kopi petani anggota dan nonanggota kelompok tani sebesar Rp14.405.500,02 dan Rp15.096.239,79/ha/tahun. Rata-rata pendapatan rumah tangga petani kopi angota dan nonanggota kelompok tani sebesar Rp43.054.265,04 dan Rp40.092.463,14 per tahun. Kesejahteraan petani kopi menurut Konsep Pangsa Pengeluaran Sajogyo masuk dalam kategori cukup, dan menurut Badan Pusat Statistik masuk dalam kategori kesejahteraan tinggi. Variabel jumlah anggota keluarga dan pendidikan berpengaruh positif terhadap kesejahteraan petani kopi anggota dan non-anggota kelompok tani. Kata kunci : kopi, partisipasi, pendapatan, tingkat kesejahteraan. This study aims to analyze the participation of farmer group members in farmer group activities, the level of coffee farming income, the level of household income, the level of household welfare of coffee farmer members and non members of the farmer group, as well as the factors that affect welfare. This research uses a survey method and data collection was carried out in two villages namely Tribudi Syukur Village and Tribudi Makmur Village in May-June 2018. Respondents were 60 coffee farmers, consisting of 30 members of farmer groups and 30 nonmembers, taken randomly. The analysis used is descriptive qualitative analysis and quantitative analysis. The results showed that the participation of coffee farmers in the activities of farmer groups fell into a medium category. The average farm income of farmer members and nonmembers was Rp14,405,500.02 and Rp15,096,239.79/ha/year. The average household incomes of members of coffee farmers and nonmembers of farmer groups were Rp.43,054,265.04 and Rp.40,092,463.14 a year. The welfare of coffee farmers according to the Sajogyo Spending Share Concept was in the moderate category, and according to the Central Statistics Agency was in the high welfare category. Family size and education have a positive effect on the welfare of coffee farmers and members of nonmembers. Key words: coffee, participation, income, welfare level.

Tipe Karya Ilmiah: Skripsi
Subyek: 600 Teknologi
600 Teknologi > 630 Pertanian
Pertanian > Budidaya tanaman
Program Studi: Fakultas Pertanian > Prodi Agribisnis
Depositing User: 2018081026 . Digilib
Date Deposited: 16 Oct 2019 02:54
Last Modified: 16 Oct 2019 02:54
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/59310

Actions (login required)

View Item View Item