PENGARUH PEWARNA DAN LAMA PERENDAMAN TERHADAP KUALITAS BUNGA POTONG SEDAP MALAM (Polianthes tuberose L.)

RAHAYU CAHYA NINGSIH, 1214121173 (2019) PENGARUH PEWARNA DAN LAMA PERENDAMAN TERHADAP KUALITAS BUNGA POTONG SEDAP MALAM (Polianthes tuberose L.). UNIVERSITAS LAMPUNG, FAKULTAS PERTANIAN.

[img]
Preview
Text
1. ABSTRAK.pdf

Download (19Kb) | Preview
[img] Text
2. SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3086Kb)
[img]
Preview
Text
3. SKRIPSI FULL TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (2313Kb) | Preview

Abstrak

ABSTRAK PENGARUH PEWARNA DAN LAMA PERENDAMAN TERHADAP KUALITAS BUNGA POTONG SEDAP MALAM (Polianthes tuberose L.) Oleh RAHAYU CAHYA NINGSIH Bunga potong sedap malam banyak diminati oleh masyarakat Indonesia. Namun, salah satu masalah yang sering dihadapi oleh pengusaha dan konsumen bunga potong adalah cara mempertahankan kualitas bunga, baik kesegaran maupun daya tahan (vase life) bunga. Selain itu, bunga potong sedap malam hanya memiliki satu macam warna yaitu putih. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis pewarna terhadap kualitas bunga potong sedap malam (Polianthes tuberose L); mengetahui pengaruh lama perendaman terhadap kualitas bunga potong sedap malam (Polianthes tuberose L); dan interaksi antara jenis pewarna dengan lama perendaman untuk pewarnaan pada bunga potong sedap malam (Polianthes tuberose L). Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Hortikultura dan Pascapanen Fakultas Pertanian Universitas Lampung pada Maret-April 2017. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial (5x2) dengan tiga ulangan dan dua subsampel. Faktor pertama adalah jenis pewarna dan faktor kedua adalah lama perendaman. Data yang diperoleh dianalisis dengan sidik ragam, dilanjutkan dengan uji BNT pada taraf nyata 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis pewarna pada pewarnaan bunga potong sedap malam cenderung mengurangi jumlah bunga layu, mengurangi jumlah bunga rontok, mengurangi serapan pewarna, dan memperpanjang masa pajang. Jumlah bunga layu tersedikit terjadi pada warna merah, jumlah bunga rontok tersedikit terjadi pada warna hijau, serapan volume pewarna terbanyak terjadi pada perendaman tanpa pewarna, dan masa pajang terlama terjadi pada warna hijau. Pewarnaan dengan warna kuning menghasilkan warna yang paling disukai oleh responden dibandingkan dengan warna merah, hijau, dan biru. Hasil penelitian juga memperlihatkan bahwa perendaman delapan jam cenderung menghasilkan volume serapan larutan pewarna lebih tinggi 0, 67 ml daripada perendaman empat jam dan pengaruh jenis pewarna pada pewarnaan bunga potong sedap malam tidak tergantung pada lama perendaman dan sebaliknya. Kata kunci: Bunga potong sedap malam, perendaman, pewarna.

Tipe Karya Ilmiah: Skripsi
Subyek: 600 Teknologi
600 Teknologi > 630 Pertanian
Program Studi: Fakultas Pertanian > Prodi Agroteknologi
Depositing User: 2018087450 . Digilib
Date Deposited: 02 Dec 2019 08:34
Last Modified: 02 Dec 2019 08:34
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/59854

Actions (login required)

View Item View Item