ANALISIS SESAR MENGGUNAKAN MODEL SINTETIK STUDI KASUS SESAR PANJANG LAMPUNG DENGAN MENGGUNAKAN DATA GAYABERAT

Sinku Wira Sanjaya, 0715051036 (2014) ANALISIS SESAR MENGGUNAKAN MODEL SINTETIK STUDI KASUS SESAR PANJANG LAMPUNG DENGAN MENGGUNAKAN DATA GAYABERAT. Fakultas Teknik, Universitas Lampung.

[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (70Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
ABSTRACT.pdf

Download (150Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
COVER DALAM.pdf

Download (195Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
HALAMAN PERSETUJUAN.pdf

Download (408Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
HALAMAN PENGESAHAN.pdf

Download (388Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
HALAMAN PERNYATAAN.pdf

Download (185Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
RIWAYAT HIDUP.pdf

Download (83Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
MOTO.pdf

Download (63Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
SANWACANA.pdf

Download (160Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (87Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR TABEL.pdf

Download (5Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR GAMBAR.pdf

Download (82Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB 1.pdf

Download (11Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB 2.pdf

Download (1255Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB 3.pdf

Download (344Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB 4.pdf

Download (81Kb) | Preview
[img] Text
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2361Kb)
[img]
Preview
Text
BAB 6.pdf

Download (86Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (7Kb) | Preview

Abstrak

Telah dilakukan penelitian tentang aplikasi metode Gayaberat untuk mengidentifikasi keberadaan sesar Panjang Lampung. Dalam penelitian ini dibuat beberapa model sesar sintetik menggunakan software GRAV 3D untuk sesar naik dan sesar turun kemudian melihat respon gayaberat, FHD, SHD, dan uji Kurtosis model sintetik tersebut di laboratorium. Kemudian dilakukan pemodelan inversi secara 3D dari data gayaberat hasil akuisisi pada lembar Tanjungkarang, dari hasil pemodelan 3D tersebut ditentukan 2 lintasan slice yang memotong sesar Panjang Lampung, kemudian menganalisis respon gayaberat, FHD, SHD, dan uji kurtosis dari 2 lintasan slice tersebut, hasil analisis tersebut kemudian dibandingkan dengan hasil analisis respon gayaberat, FHD, SHD, dan uji Kurtosis dari model sintetik dari laboratorium. Dari hasil analisis Pada lintasan slice pertama dapat diketahui sebuah sesar turun dengan dip 50˚. Sesuai dengan analisis FHD dan SHD pada model sintetik, nilai FHD maksimum berada pada nilai positif dan SHD pada nilai nol menandakan sesar turun. Sedangkan dari analisis kurtosis, pada model sintetik sesar turun 50˚ bernilai 0.0027 dan pada data pengukuran lintasan Slice pertama bernilai 0.002. Pada lintasan slice kedua dapat diketahui sebuah sesar turun dengan dip 70˚. Sesuai dengan analisis FHD dan SHD pada model sintetik nilai FHD maksimum berada pada nilai positif dan SHD pada nilai nol menandakan adanya sesar turun. Sedangkan dari analisis kurtosis, pada model sintetik sesar turun 70˚ bernilai 0.003 dan pada data pengukuran bernilai 0.004. Berdasarkan pendekatan kurtosis ini maka disimpulkan sesar turun pada lintasan slice kedua ini adalah sesar turun dengan dip 70˚. Kata Kunci : gayaberat, sesar panjang, model sintetik The research on the application of gravity methods to identify the presence of Panjang fault Lampung has done. In this study made several synthetic fault models using Grav 3D software for normal fault and reverse fault then look at the response of gravity, FHD, SHD, and Kurtosis test the synthetic models in the laboratory. Then performed in 3D inversion modeling of gravity data acquisition results in Tanjung Karang sheet, from 3D modeling results that determined the trajectory two slices from Panjang fault Lampung, then analyze the response of gravity, FHD, SHD, and Kurtosis test of the two slice trajectory, the results of the analysis were then compared with the results of the analysis of the gravity response, FHD, SHD, and Kurtosis test of synthetic models of the laboratory. From the analysis of the trajectory of the first slice of a fault can be determined normal fault with dip 50˚. In accordance with the FHD and SHD analysis on synthetic models, FHD maximum value is at a positive value and the value of SHD is zero indicates the normal fault. While the kurtosis analysis, the synthetic models of normal fault 50˚ worth 0.0027 and the first slice trajectory measurement data is worth 0.002. In the second slice trajectory can be determined a normal fault with dip 70˚. In accordance with the FHD and SHD analysis on synthetic models FHD maximum value is at a positive value and SHD on the zero value indicates a normal fault. While from Kurtosis analysis the synthetic models normal fault 70˚ worth 0.003 and 0.004 worth of measurement data. The Conclusion of Kurtosis analysis is the normal fault on the second slice of this trajectory is normal fault with dip 70˚. Keyword : gravity, Panjang Fault, synthetic modelling

Tipe Karya Ilmiah: Skripsi
Subyek: A General Works = Karya Karya Umum
Program Studi: Fakultas Teknik > Prodi Geofisika
Depositing User: 1065491 . Digilib
Date Deposited: 19 Jan 2015 06:04
Last Modified: 19 Jan 2015 06:04
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/6382

Actions (login required)

View Item View Item