PENGARUH HOLDING TIME ARTIFICIAL AGING TERHADAP SIFAT KEKERASAN DAN STRUKTUR MIKRO Al-2024

Dedy Rizaldy, 1615021038 (2022) PENGARUH HOLDING TIME ARTIFICIAL AGING TERHADAP SIFAT KEKERASAN DAN STRUKTUR MIKRO Al-2024. FAKULTAS TEKNIK, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
File PDF (anyone)
ABSTRAK.pdf

Download (8Mb) | Preview
[img] File PDF (registered staff only)
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Hanya staf

Download (8Mb)
[img]
Preview
File PDF (anyone)
SKRIPSI TANPA PEMBAHASAN.pdf

Download (8Mb) | Preview

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh holding time artificial aging terhadap sifat kekerasan dan struktur mikro Al-2024. Penelitian ini menggunakan spesimen berupa Aluminium seri 2024 yang diberi perlakuan panas dengan suhu 500°C selama 60 menit, kemudian di quenching dengan media pendingin berupa air. Selanjutnya diberi perlakuan panas kembali dengan variasi holding time yakni 3 jam, 5 jam dan 7 jam dengan temperatur 190°C. Kemudian spesimen didinginkan secara lambat dengan suhu ruangan. Hasil uji komposisi kimia menggunakan Spectromax menunjukan persentase Al sebesar 90,6% dan Cu sebesar 5,90%. Hasil uji kekerasan menggunakan Rockwell Hardness Tester didapatkan nilai kekerasan tanpa perlakuan panas yang memiliki nilai kekerasan sebesar 71,4 (HRB), nilai kekerasan setelah diquenching sebesar 66,9 (HRB). Nilai kekerasan tertinggi terdapat pada pemanasan dengan variasi holding time 5 jam dengan temperatur 190°C didapatkan nilai kekerasan sebesar 84,6 (HRB) dimana nilai kekerasan pada holding time 5 jam mengalami peningkatan sebesar 8,48% dari nilai kekerasan bahan tanpa perlakuan panas. Pengujian struktur mikro didapatkan hasil material Al-Cu setelah proses artificial aging pada holding time 5 jam memiliki fase presipitat (θ) dengan jumlah yang lebih banyak dan batas butir Al-Cu cenderung lebih rapat dan teratur. Hal ini berarti bahwa pada bahan yang mendapat perlakuan artificial aging terdapat endapan presipitat atau terbentuknya fasa kedua yang menjadi penyebab bahan tersebut lebih keras dan lebih baik sifat mekanisnya This study aims to determine the effect of holding time artificial aging on the hardness and microstructure of Al-2024. This study used a specimen in the form of Aluminum 2024 series which was heat treated at a temperature of 500°C for 60 minutes, then quenched with a cooling medium in the form of water. Subsequently, it was reheated with variations in holding time, namely 3 hours, 5 hours and 7 hours with a temperature of 190°C. Then the specimen is slowly cooled to room temperature. The results of the chemical composition test using Spectromax showed the percentage of Al was 90.6% and Cu was 5.90%. The results of the hardness test using the Rockwell Hardness Tester obtained a hardness value without heat treatment which has a hardness value of 71.4 (HRB), a hardness value after quenching of 66.9 (HRB). The highest hardness value is found in heating with a holding time variation of 5 hours with a temperature of 190°C, the hardness value is 84.6 (HRB) where the hardness value at a holding time of 5 hours has increased by 8.48% from the hardness value of the material without heat treatment. Microstructure testing showed that the Al-Cu material after the artificial aging process at a holding time of 5 hours had a precipitate phase (θ) with a higher amount and the Al-Cu grain boundaries tended to be more dense and regular. This means that the material that has been treated with artificial aging has precipitated deposits or the formation of a second phase which causes the material to be harder and have better mechanical properties.

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek: 600 Teknologi (ilmu terapan) > 620 Ilmu teknik dan ilmu yang berkaitan
Program Studi: Fakultas Teknik > Prodi S1-Teknik Mesin
Pengguna Deposit: 2208613909 . Digilib
Date Deposited: 23 Aug 2022 02:49
Terakhir diubah: 23 Aug 2022 02:49
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/65412

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir