PENGARUH JENIS PENGOLAHAN TERHADAP KANDUNGAN BETAGLUKAN, TOTAL FENOL, DAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN PADA SORGUM (Sorghum bicolor L.) DAN PRODUK OLAHAN SORGUM

Arlan Fahrozi , 1714051019 (2022) PENGARUH JENIS PENGOLAHAN TERHADAP KANDUNGAN BETAGLUKAN, TOTAL FENOL, DAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN PADA SORGUM (Sorghum bicolor L.) DAN PRODUK OLAHAN SORGUM. FAKULTAS PERTANIAN, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
Text
1. ASBTRAK - ABSTRACT.pdf

Download (35kB) | Preview
[img] Text
2. SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
3. SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Sorgum merupakan salah satu jenis tanaman serealia yang memiliki potensi menjadi pengganti bahan pangan pokok karena memiliki daya tahan terhadap perubahan iklim bahkan pada musim kemarau. Aspek pasca panen tanaman sorgum dan teknologi pengolahan sorgum perlu mendapat perhatian khusus, karena informasi dan teknologi mengenai pasca panen sorgum belum banyak diketahui oleh masyarakat, seperti panen, pengeringan, penggilingan, penyimpanan, serta proses lain yang diperlukan untuk meningkatkan hasil nilai tambah sorgum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan retensi jenis pengolahan terhadap kandungan beta-glukan, total fenol, dan aktivitas antioksidan pada sorgum dan produk olahan sorgum. Penelitian ini dilakukan dengan pembuatan produk sorum dengan 6 taraf jenis pengolahan, yaitu P1 (sorgum mentah), P2 (sorgum sangrai), P3 (bubur sorgum), P4 (nasi sorgum), P5 (nasi sorgum instan), dan P6 (tempe sorgum). Setiap percobaan diulang sebanyak empat kali. Produk sorgum yang telah jadi kemudian dianalisis dengan parameter yang diamati yaitu aktivitas antioksidan, kandungan total fenol, dan kandungan beta-glukan. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis pengolahan pada sorgum berpengaruh terhadap kandungan beta-glukan, total fenol dan antioksidan. Masing-masing produk sorgum memiliki kandungan beta-glukan, total fenol, dan aktivitas antioksidan yang berbeda yaitu, sorgum mentah 1,54%, 0,66 mg GAE/g, 87,64%; sorgum sangrai 1,5%, 0,76 mg GAE/g, 69,89%; bubur sorgum 4,59%, 0,33 mg GAE/g, 66,07%; nasi sorgum 1,9%, 0,2 mg GAE/g, 48,85%; nasi sorgum instan 2,14%, 0,17 mg GAE/g, 49,46%; dan tempe sorgum 2,18 %, 0,44 mg GAE/g, 86,90%. Jenis pengolahan sorgum menjadi tempe memiliki kemampuan retensi senyawa fenol sebesar 85,5% dan kemampuan retensi aktivitas antioksidan sebesar 99,16% dibandingakan pengolahan lain yaitu sorgum sangrai, bubur sorgum, nasi sorgum, dan nasi sorgum instan. Sedangkan untuk parameter beta-glukan semua jenis pengolahan menyebabkan peningkatan hasil ekstraksi kandungan beta-glukan. Kata kunci: sorgum, pengolahan, beta-glukan, total fenol, aktivitas antioksidan

Item Type: Other
Subjects: ?? 630 ??
Divisions: Fakultas Pertanian > Prodi Teknologi Hasil Pertanian
Depositing User: 2208419506 . Digilib
Date Deposited: 28 Sep 2022 00:16
Last Modified: 28 Sep 2022 00:16
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/66331

Actions (login required)

View Item View Item