PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGUBAH TEKS WAWANCARA MENJADI TEKS NARASI MELALUI TEKNIK DISKUSI PADA SISWA KELAS VII-B SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 2 GADINGREJO TAHUN PELAJARAN 2010/2011

, MARYANI (2011) PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGUBAH TEKS WAWANCARA MENJADI TEKS NARASI MELALUI TEKNIK DISKUSI PADA SISWA KELAS VII-B SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 2 GADINGREJO TAHUN PELAJARAN 2010/2011. Fakultas KIP, Universitas Lampung.

[img]
Preview
Text
Cover.pdf - Published Version

Download (59Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf - Published Version

Download (17Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
Menyetujui.pdf - Published Version

Download (13Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
Mengesahkan.pdf - Published Version

Download (87Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf - Published Version

Download (24Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf - Published Version

Download (23Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf - Published Version

Download (139Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB III.pdf - Published Version

Download (173Kb) | Preview
[img] Text
BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (231Kb)
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf - Published Version

Download (20Kb) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (98Kb) | Preview
[img] Archive
PDF.zip - Published Version

Download (936Kb)

Abstrak

Permasalahan dalam penelitian ini adalah upaya peningkatan kemampuan siswa mengubah teks wawancara menjadi teks narasi melalui teknik diskusi. Selaras dengan hal tersebut, penelitian ini betujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa kelas VII-B SMP Negeri 2 Gadingrejo dalam menarasikan teks wawancara. Penelitian ini dilaksanakan pada semester genap Tahun Pelajaran 2010 / 2011 dengan jumlah 31 siswa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan, pengobservasian, dan refleksi. Pada siklus pertama tiap-tiap kelompok terdiri atas 5-6 orang. Aspek yang dinilai pada setiap siklus adalah aktivitas siswa dan guru. Hasil evaluasi pada siklus pertama menunjukkan bahwa aktivitas dan prestasi belajar siswa belum optimal. Pada siklus II siswa dibagi dalam kelompok diskusi yang terdiri atas 4-5 orang. Hasil evaluasi siklus II menunjukkan bahwa prestasi belajar siswa meningkat karena sesuai dengan indikator kerja yang menyatakan penelitian tindakan kelas berhasil, jika hasil belajar siswa mencapai kriteria ketuntasan klasikal sebesar 75%. Hasil penelitian kemampuan menarasikan teks wawancara setiap siklus mengalami peningkatan. Prasiklus nilai rata-rata siswa 65,03, siswa yang sudah mencapai KKM 19 orang dengan persentase 62,03%, siswa yang belum mencapai KKM 12 orang dengan persentase 37,97. Siklus pertama nilai rata-rata siswa 69,81, siswa yang sudah mencapai KKM 21 orang dengan persentase 67,74%, dan yang belum mencapai KKM 10 orang dengan persentase 32,26%. Pada siklus II nilai rata-rata siswa 75,61, siswa yang sudah mencapai KKM 27 orang dengan persentase 87,10%, siswa yang belum mencapai KKM 4 orang dengan persentase 12,90%. Hasil yang diperoleh mengalami peningkatan dari prasiklus ke siklus II sebesar 25,07%. Berdasarkan hasil evaluasi menunjukkan bahwa teknik diskusi dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam menarasikan teks wawancara sehingga mencapai tujuan yang diharapkan.

Tipe Karya Ilmiah: Skripsi
Subyek: Agama > BF Psychology
Hukum Pidana > Agama > BF Psychology

L Education > L Education (General) = Pendidikan
L Education > LB Theory and practice of education
Program Studi: FKIP > Prodi Bimbingan dan Konseling
Depositing User: Farid Hambali Prihantoro, A.Md.
Date Deposited: 23 Jan 2014 07:16
Last Modified: 23 Jan 2014 07:16
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/698

Actions (login required)

View Item View Item