HUBUNGAN FAKTOR PREDISPOSISI IBU TERHADAP KEJADIAN STUNTING DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KOTABUMI I KABUPATEN LAMPUNG UTARA

JEDO MUCHAMAD TIAS, TEMUN (2025) HUBUNGAN FAKTOR PREDISPOSISI IBU TERHADAP KEJADIAN STUNTING DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KOTABUMI I KABUPATEN LAMPUNG UTARA. FAKULTAS KEDOKTERAN, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
File PDF
ABSTRAK.pdf

Download (125Kb) | Preview
[img] File PDF
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Hanya staf

Download (1588Kb) | Minta salinan
[img]
Preview
File PDF
SKRIPSI FULL TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (1512Kb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

Latar Belakang: Stunting merupakan masalah kesehatan yang berdampak jangka panjang terhadap pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, dan kualitas hidup anak. Faktor predisposisi ibu, seperti usia, pendidikan, pekerjaan, tinggi badan, serta pengetahuan gizi, berperan penting dalam menentukan pola asuh dan pemenuhan nutrisi anak. Meskipun prevalensi stunting nasional menunjukkan penurunan, Provinsi Lampung mengalami peningkatan sebesar 1,0% berdasarkan SSGI tahun 2024, dan Kabupaten Lampung Utara menjadi salah satu kabupaten yang memiliki prevalensi stunting yang tinggi di Provinsi Lampung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan faktor predisposisi ibu terhadap kejadian stunting di wilayah kerja Puskesmas Kotabumi I Kabupaten Lampung Utara. Metode: Desain penelitian ini menggunakan metode cross sectional yang dilakukan pada bulan Oktober – November tahun 2025 di wilayah kerja Puskesmas Kotabumi I yakni Kelurahan Sindang Sari. Variabel bebas pada penelitian ini adalah usia ibu saat melahirkan, tingkat pendidikan ibu, status pekerjaan ibu, tinggi badan ibu, dan pengetahuan ibu mengenai stunting dan gizi. Adapun variabel terikat yang diteliti adalah kejadian stunting. Hasil: Ditemukan sejumlah 42 balita (34,70%) menunjukkan tinggi badan kurang dari dua standar deviasi di bawah Standar Pertumbuhan Anak WHO yang mengarah kepada kejadian stunting. Kejadian stunting yang berhubungan dengan usia ibu melahirkan (p-value 0,001), tingkat pendidikan (p-value 0,155), status pekerjaan (p-value 0,140), tinggi badan ibu (p-value 0,004), dan pengetahuan ibu terkait stunting dan gizi (p-value <0,001). Kesimpulan: Terdapat hubungan antara usia ibu melahirkan, tinggi badan ibu, dan pengetahuan ibu terkait stunting dan gizi terhadap kejadian stunting di wilayah kerja Puskesmas Kotabumi I Kabupaten Lampung Utara. Kata Kunci: balita, faktor predisposisi ibu, nutrisi, stunting

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek: 600 Teknologi (ilmu terapan) > 610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan
Program Studi: FAKULTAS KEDOKTERAN (FK) > Prodi S1-Pendidikan Dokter
Pengguna Deposit: 2507391099 Digilib
Date Deposited: 15 Jan 2026 06:35
Terakhir diubah: 15 Jan 2026 06:35
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/94767

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir