KHAFNIA, EL HAQI (2026) HUBUNGAN FAKTOR-FAKTOR PERSONAL HYGIENE DAN PERILAKU TERKAIT PERSONAL HYGIENE DENGAN KEJADIAN PEDIKULOSIS KAPITIS PADA SISWA-SISWI SD X LAMPUNG TIMUR. UNIVERSITAS LAMPUNG , FAKULTAS KEDOKTERAN .
|
File PDF
ABSTRAK (ABSTRACT).pdf Download (77Kb) | Preview |
|
|
File PDF
SKRIPSI FULL.pdf Restricted to Hanya staf Download (1812Kb) | Minta salinan |
||
|
File PDF
SKRIPSI FULL TANPA BAB PEMBAHASAN .pdf Download (1554Kb) | Preview |
Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)
Latar Belakang: Pedikulosis kapitis masih menjadi masalah kesehatan pada anak usia sekolah, terutama di lingkungan dengan kepadatan penduduk tinggi, dan berkaitan dengan praktik personal hygiene serta perilaku berbagi barang pribadi. Adanya kasus pedikulosis kapitis berdasarkan pra-survei di SD X Lampung Timur menjadi dasar dilakukannya penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan personal hygiene dan perilaku terkait personal hygiene dengan kejadian pedikulosis kapitis pada siswa-siswi SD X Lampung Timur. Metode: Penelitian menggunakan cross-sectional yang dilakukan pada November–Desember 2025 di SD X Lampung Timur terhadap 114 siswa kelas III–V melalui kuesioner dan pemeriksaan fisik rambut serta kulit kepala menggunakan sisir serit dengan analisis univariat, bivariat, dan multivariat. Hasil: Terdapat hubungan yang signifikan antara personal hygiene (frekuensi keramas, frekuensi mandi, dan frekuensi mengganti sprei/sarung bantal) dengan kejadian pedikulosis kapitis (p<0,05). Terdapat hubungan yang signifikan antara perilaku terkait personal hygiene (kebiasaan tidur bersama, kebiasaan berbagi sisir, berbagi handuk, berbagi bantal, serta berbagi topi/aksesoris rambut) dengan kejadian pedikulosis (p<0,05). Faktor yang paling berhubungan secara independen dengan kejadian pedikulosis kapitis adalah frekuensi keramas (p< 0,001) dan kebiasaan berbagi sisir (p=0,026). Kesimpulan: Terdapat hubungan antara personal hygiene dan perilaku terkait personal hygiene dengan kejadian pedikulosis kapitis pada siswa-siswi SD X Lampung Timur. Frekuensi keramas dan kebiasaan berbagi sisir merupakan faktor yang paling berhubungan sehingga pencegahan perlu difokuskan pada kebersihan rambut dan pengendalian perilaku berbagi barang pribadi di sekolah. Kata Kunci: Faktor risiko, pedikulosis kapitis, Pediculus humanus capitis, personal hygiene
| Jenis Karya Akhir: | Skripsi |
|---|---|
| Subyek: | 600 Teknologi (ilmu terapan) > 610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan |
| Program Studi: | FAKULTAS KEDOKTERAN (FK) > Prodi S1-Pendidikan Dokter |
| Pengguna Deposit: | 2507934206 Digilib |
| Date Deposited: | 04 Feb 2026 01:25 |
| Terakhir diubah: | 04 Feb 2026 01:25 |
| URI: | http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/95566 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Karya Akhir |
