PERAN PEMBIMBING KEMASYARAKATAN DALAM MEMBERIKAN REKOMENDASI PROGRAM PEMBINAAN KEPADA NARAPIDANA

RIZKYANA SAPTINA , PUTRI (2026) PERAN PEMBIMBING KEMASYARAKATAN DALAM MEMBERIKAN REKOMENDASI PROGRAM PEMBINAAN KEPADA NARAPIDANA. FAKULTAS HUKUM, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (270kB) | Preview
[img] Text
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
SKRIPSI FULL TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Pembimbing Kemasyarakatan (PK) memiliki peran strategis dalam penyelenggaraan sistem pemasyarakatan, khususnya melalui pelaksanaan Penelitian Kemasyarakatan (Litmas) sebagai dasar penyusunan rekomendasi program pembinaan bagi narapidana. Pemberian rekomendasi yang tepat sangat penting untuk memastikan bahwa pembinaan berjalan sesuai kebutuhan psikososial, karakteristik, serta tingkat risiko individu narapidana. Permasalahan penelitian untuk mengetahui peran Pembimbing Kemasyarakatan dalam memberikan rekomendasi program pembinaan kepada narapidana serta mengidentifikasi faktor-faktor yang menghambat optimalisasi peran tersebut. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis normatif dan yuridis empiris. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan Pembimbing Kemasyarakatan, Wali Pemasyarakatan di Lapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung dan Lapas Perempuan Kelas IIA Bandar Lampung, serta akademisi. Data sekunder diperoleh melalui studi kepustakaan terhadap peraturan perundangundangan, literatur, dan dokumen pendukung lainnya. Analisis data dilakukan secara kualitatif dengan mengolah dan menginterpretasikan data secara sistematis untuk menjawab rumusan masalah penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pembimbing Kemasyarakatan berperan penting dalam penyusunan Laporan Penelitian Kemasyarakatan (Litmas) dan pemberian rekomendasi pembinaan individual sesuai Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan. Secara normatif, peran tersebut telah memiliki dasar hukum yang jelas, sedangkan secara ideal diharapkan menghasilkan rekomendasi yang objektif dan tepat sasaran. Rizkyana Saptina Putri Pelaksanaan secara faktual masih menghadapi hambatan berupa faktor hukum, penegak hukum, serta masyarakat dan kebudayaan. Faktor hukum meliputi keterbatasan aturan teknis dan pelaksanaan kebijakan, faktor penegak hukum berkaitan dengan keterbatasan sumber daya manusia, beban kerja tinggi, serta sarana prasarana yang belum memadai, sedangkan faktor masyarakat dan kebudayaan mencakup rendahnya partisipasi narapidana dan dukungan lingkungan sosial, sehingga berdampak pada kualitas rekomendasi dan efektivitas program pembinaan. Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar koordinasi dan sinergi antara Pembimbing Kemasyarakatan dan Wali Pemasyarakatan (Walipas) ditingkatkan guna mengoptimalkan penyusunan Litmas dan pelaksanaan program pembinaan. Selain itu, perlu pengembangan dan penambahan variasi program pembinaan yang lebih komprehensif serta perbaikan sarana dan prasarana agar proses pembinaan dapat berjalan secara efektif, terarah, dan berkelanjutan. Kata kunci: Pembimbing Kemasyarakatan, Litmas, Rekomendasi Pembinaan, Narapidana, Pemasyarakatan.

Item Type: Other
Subjects: ?? 345 ??
Divisions: Fakultas Hukum > Prodi Ilmu Hukum S1
Depositing User: 2602646443 Digilib
Date Deposited: 25 Feb 2026 01:17
Last Modified: 25 Feb 2026 01:17
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/96979

Actions (login required)

View Item View Item