LIZA , ADELIA (2026) ANALISIS KEWENANGAN ANTARA BADAN PENYELESAIAN SENGKETA KONSUMEN (BPSK) DAN PENGADILAN NEGERI DALAM PERMOHONAN PEMBATALAN PUTUSAN ARBITRASE BPSK (Studi Putusan Nomor 01/Pdt.sus-BPSK/2014/PN.LW). FAKULTAS HUKUM , UNIVERSITAS LAMPUNG.
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (244kB) | Preview |
|
|
Text
SKRIPSI FULL.pdf Restricted to Repository staff only Download (5MB) | Request a copy |
||
|
Text
SKRIPSI FULL TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf Download (5MB) | Preview |
Abstract
Kewenangan Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) dalam menyelesaikan sengketa antara konsumen dan pelaku usaha kerap menimbulkan perdebatan hukum, terutama ketika dalam perjanjian para pihak telah ditentukan forum penyelesaian sengketa tertentu. Salah satunya adalah sengketa antara PT Federal International Finance (PT FIF) dan konsumennya. Dalam perkara ini, BPSK Lampung Barat mengabulkan sebagian tuntutan konsumen dan menjatuhkan kewajiban ganti rugi kepada PT FIF. Namun, PT FIF tidak terima dan mengajukan permohonan pembatalan ke Pengadilan Negeri Liwa, yang kemudian dikabulkan melalui Putusan Nomor 01/Pdt.Sus-BPSK/2014/PN.LW. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kewenangan BPSK dalam penyelesaian sengketa berdasarkan putusan tersebut, serta mengkaji akibat hukum yang timbul bagi para pihak. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan sifat deskriptif. Pendekatan yang digunakan meliputi pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh melalui studi kepustakaan dan studi dokumen, yang selanjutnya diolah melalui tahapan pemeriksaan, klasifikasi, dan sistematisasi data, serta dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kewenangan BPSK Lampung Barat dalam perkara ini sah menurut Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, undang-undang memberikan kewenangan atributif kepada konsumen untuk memilih forum penyelesaian sengketa melalui BPSK. Kewenangan tersebut tetap ada meskipun terdapat Akad Murabahah yang menetapkan Pengadilan Agama Kotabumi sebagai forum penyelesaian sengketa. Batalnya putusan arbitrase BPSK menjadi tidak berlaku karena adanya putusan pengadilan yang membatalkannya dan seluruh hak konsumen yang sebelumnya ditetapkan dalam putusan arbitrase BPSK menjadi tidak berlaku dan hubungan hukum para pihak kembali tunduk pada ketentuan akad yang telah disepakati. Kata Kunci: Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK), Kewenangan, Perlindungan Konsumen.
| Item Type: | Other |
|---|---|
| Subjects: | ?? 340 ?? |
| Divisions: | Fakultas Hukum > Prodi Ilmu Hukum S1 |
| Depositing User: | 2602242162 Digilib |
| Date Deposited: | 02 Mar 2026 02:12 |
| Last Modified: | 02 Mar 2026 02:12 |
| URI: | http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/97193 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
