MUHAMAD FARHAN , RAFIQI (2026) ANALISIS KESESUAIAN LOKASI PASAR MODERN TERHADAP PASAR TRADISIONAL MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DI KOTA BANDAR LAMPUNG (Kajian Peraturan Daerah Kota Bandar Lampung Nomor 3 Tahun 2022). FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN, UNIVERSITAS LAMPUNG.
|
File PDF
ABSTRAK.pdf Download (277Kb) | Preview |
|
|
File PDF
SKRIPSI FULL.pdf Restricted to Hanya staf Download (3849Kb) | Minta salinan |
||
|
File PDF
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf Download (1732Kb) | Preview |
Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)
Perkembangan pasar modern di Kota Bandar Lampung menunjukkan peningkatan yang pesat dalam beberapa tahun terakhir. Kondisi ini menimbulkan potensi persaingan ruang dengan pasar tradisional, terutama terkait pemenuhan ketentuan jarak pendirian pasar. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk menganalisis tingkat kesesuaian lokasi pasar modern terhadap ketentuan jarak minimal 250 meter dari pasar tradisional sebagaimana diatur dalam Peraturan Daerah Kota Bandar Lampung Nomor 3 Tahun 2022. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik analisis buffering menggunakan aplikasi ArcGIS 10.8. Data lokasi pasar modern dan pasar tradisional diperoleh melalui observasi lapangan dan plotting koordinat menggunakan Google Earth. Populasi penelitian mencakup 330 pasar modern dan 39 pasar tradisional yang tersebar di 20 kecamatan Kota Bandar Lampung. Hasil analisis menunjukkan bahwa dari 330 pasar modern, sebanyak 292 unit (88,5%) telah sesuai dengan ketentuan jarak minimal 250 meter, sementara 38 unit (11,5%) berlokasi tidak sesuai karena berada dalam radius kurang dari 250 meter dari pasar tradisional. Ketidaksesuaian lokasi ditemukan di 12 kecamatan, dengan Kecamatan Kemiling memiliki ketidaksesuaian tertinggi sebanyak 10 unit. Sebaliknya, beberapa kecamatan seperti Bumi Waras, Panjang, Sukarame, Teluk Betung Barat dan Way Halim menunjukkan kepatuhan penuh terhadap ketentuan meskipun memiliki jumlah pasar modern yang relatif banyak. Kata kunci: pasar modern, pasar tradisional, kesesuaian lokasi The rapid development of modern markets in Bandar Lampung City in recent years has raised concerns regarding spatial competition with traditional markets, particularly related to the compliance with minimum distance requirements for establishment. Therefore, this study aims to analyze the suitability of modern market locations with the minimum distance requirement of 250 meters from traditional markets as regulated in the Regional Regulation of Bandar Lampung City Number 3 of 2022. This research employed a descriptive quantitative approach with buffering analysis using ArcGIS 10.8. The location data of modern and traditional markets were collected through field observations and coordinate plotting using Google Earth. The study population consisted of 330 modern markets and 39 traditional markets distributed across 20 districts in Bandar Lampung City. The results reveal that out of 330 modern markets, 292 units (88.5%) complied with the minimum distance regulation of 250 meters, while 38 units (11.5%) were found to be noncompliant, being located within less than 250 meters of traditional markets. Noncompliance was identified in 12 districts, with Kemiling District recording the highest number of noncompliance (10 units). In contrast, districts such Bumi Waras, Panjang, Sukarame, Teluk Betung Barat and Way Halim demonstrated full compliance with the regulation despite hosting a relatively large number of modern markets. Key word: modern markets, traditional markets, Location Suitability
| Jenis Karya Akhir: | Skripsi |
|---|---|
| Subyek: | 500 ilmu pengetahuan alam dan matematika > 507 Pendidikan, penelitian, topik terkait ilmu pengetahuan alam |
| Program Studi: | FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN (FKIP) > Prodi S1 Pendidikan Geografi IPS |
| Pengguna Deposit: | 2602708770 Digilib |
| Date Deposited: | 02 Mar 2026 01:37 |
| Terakhir diubah: | 02 Mar 2026 01:37 |
| URI: | http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/97195 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Karya Akhir |
