KOMANG, ANDRE WIJAYA (2026) PENGARUH VARIASI TEMPERATUR DAN WAKTU TINGGAL TERHADAP PROSES TOREFAKSI LIMBAH KAYU KARET (HEVEA BRASILIENSIS). FAKULTAS TEKNIK, UNIVERSITAS LAMPUNG.
|
File PDF
ABSTRAK.pdf Download (296Kb) | Preview |
|
|
File PDF
SKRIPSI FULL.pdf Restricted to Hanya staf Download (2533Kb) | Minta salinan |
||
|
File PDF
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf Download (2505Kb) | Preview |
Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)
Limbah kayu karet (hevea brasiliensis) merupakan salah satu jenis biomassa yang memiliki potensi besar sebagai sumber energi alternatif karena ketersediaannya yang melimpah dari kegiatan peremajaan tanaman karet di perkebunan, namun pemanfaatannya masih belum optimal. Limbah kayu karet (hevea brasiliensis) memiliki potensi besar sebagai bahan bakar padat karena ketersediaannya yang melimpah di Indonesia, namun karakteristik awalnya masih memiliki kadar air dan zat volatil yang cukup tinggi sehingga memerlukan peningkatan kualitas melalui proses torefaksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi temperatur 250°C, 275°C, dan 300°C serta waktu tinggal 10, 20, dan 30 menit terhadap karakteristik bahan bakar padat limbah kayu karet melalui pengujian nilai kalor, analisis proksimat, hidrofobisitas, mass yield, dan energy yield. Proses torefaksi dilakukan menggunakan reaktor torefaksi kontinu tipe tubular dengan sistem pemanas oil jacket, sementara pengujian nilai kalor menggunakan oxygen bomb calorimeter dan analisis proksimat dilakukan di laboratorium energi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan temperatur dan waktu tinggal secara signifikan meningkatkan kualitas bahan bakar. Nilai kalor tertinggi diperoleh pada temperatur 300°C selama 30 menit sebesar 5395,31 kkal/kg. Analisis proksimat pada 300°C menunjukkan penurunan kadar air dari 10,12% menjadi 6,04%, penurunan volatile matter dari 84,30% menjadi 78,31%, serta peningkatan fixed carbon dari 4,89% menjadi 14,07%. Selain itu, sifat hidrofobisitas meningkat, dengan penurunan penyerapan air hingga 4,82%. Dengan demikian, proses torefaksi efektif meningkatkan kualitas energi biomassa limbah kayu karet sebagai bahan bakar padat alternatif. Kata kunci: torefaksi, kayu karet, nilai kalor, analisis proksimat, hidrofobisitas
| Jenis Karya Akhir: | Skripsi |
|---|---|
| Subyek: | 600 Teknologi (ilmu terapan) > 620 Ilmu teknik dan ilmu yang berkaitan |
| Program Studi: | FAKULTAS TEKNIK (FT) > Prodi S1-Teknik Mesin |
| Pengguna Deposit: | 2602920461 Digilib |
| Date Deposited: | 25 Mar 2026 05:02 |
| Terakhir diubah: | 25 Mar 2026 05:02 |
| URI: | http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/97830 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Karya Akhir |
