STUDI EKSPERIMENTAL PENGARUH VARIASI TEMPERATUR DAN WAKTU TINGGAL PADA PROSES TOREFAKSI WOOD CHIP MAHONI MENGGUNAKAN REAKTOR KONTINU TIPE TUBULAR DENGAN SISTEM PEMANAS OIL JACKET

MUHAMMAD , FATHAN NURSALAM (2026) STUDI EKSPERIMENTAL PENGARUH VARIASI TEMPERATUR DAN WAKTU TINGGAL PADA PROSES TOREFAKSI WOOD CHIP MAHONI MENGGUNAKAN REAKTOR KONTINU TIPE TUBULAR DENGAN SISTEM PEMANAS OIL JACKET. FAKULTAS TEKNIK, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
File PDF
ABSTRAK.pdf

Download (217Kb) | Preview
[img] File PDF
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Hanya staf

Download (3434Kb) | Minta salinan
[img]
Preview
File PDF
SKRIPSI FULL TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (3391Kb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

Penelitian ini mengkaji pengaruh variasi temperatur dan waktu tinggal pada proses torefaksi wood chip mahoni (Swietenia macrophylla) menggunakan reaktor kontinu tipe tubular dengan sistem pemanas oil jacket. Torefaksi dilakukan pada temperatur 250, 275, dan 300°C dengan waktu tinggal 10, 20, dan 30 menit untuk mengevaluasi perubahan kualitas bahan bakar padat melalui parameter nilai kalor, analisis proksimat (moisture content, volatile matter, ash, fixed carbon), mass yield, energy yield, serta ketahanan serap air (hidrofobisitas). Hasil menunjukkan bahwa peningkatan temperatur dan waktu tinggal meningkatkan derajat devolatilisasi dan deoksigenasi sehingga nilai kalor cenderung meningkat, terutama pada temperatur tinggi dan waktu tinggal lebih lama. Sebaliknya, mass yield menurun seiring meningkatnya keparahan proses akibat konversi fraksi volatil menjadi gas dan tar, penurunan paling besar terjadi pada temperatur 300 °C hingga mencapai kisaran sekitar 52% pada waktu tinggal 30 menit. Energy yield juga menurun dari kondisi awal, mencerminkan kompromi antara peningkatan densitas energi padatan dan kehilangan massa selama proses. Selain itu, torefaksi meningkatkan hidrofobisitas, ditunjukkan oleh penurunan water uptake pada sampel dengan temperatur dan waktu tinggal yang lebih tinggi. Secara keseluruhan, kombinasi temperatur–waktu tinggal pada rentang 250 - 300 °C berpotensi meningkatkan kualitas wood chip mahoni sebagai bahan bakar padat alternatif dengan mempertimbangkan antara peningkatan nilai kalor dan penurunan rendemen. Kata Kunci: Torefaksi, wood chip mahoni, reaktor kontinu tubular, temperature, waktu tinggal, nilai kalor, analisis proksimat, mass yield, energy yield, hidrofobisitas.

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek: 600 Teknologi (ilmu terapan)
Program Studi: FAKULTAS TEKNIK (FT) > Prodi S1-Teknik Mesin
Pengguna Deposit: 2602159602 Digilib
Date Deposited: 07 Apr 2026 08:03
Terakhir diubah: 07 Apr 2026 08:03
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/98050

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir