KAJIAN EKSPERIMENTAL PENGARUH JARI-JARI KELENGKUNGAN SUDU TERHADAP UNJUK KERJA TURBIN VORTEX (PUSARAN AIR)

M Fadhly , Effendi (2026) KAJIAN EKSPERIMENTAL PENGARUH JARI-JARI KELENGKUNGAN SUDU TERHADAP UNJUK KERJA TURBIN VORTEX (PUSARAN AIR). FAKULTAS TEKNIK, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
File PDF
ABSTRAK (ABSTRACT).pdf

Download (71Kb) | Preview
[img] File PDF
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Hanya staf

Download (2879Kb) | Minta salinan
[img]
Preview
File PDF
SKRIPSI FULL TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (2108Kb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

Pemanfaatan energi air dengan head rendah sebagai sumber energi terbarukan memiliki potensi untuk dikembangkan di Indonesia terutama di daerah perbukitan dan pedesaan. Salah satu teknologi yang sesuai untuk kondisi tersebut adalah turbin vortex, yang mampu bekerja pada head rendah dengan memanfaatkan pusaran air untuk menghasilkan energi mekanik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh variasi jari-jari kelengkungan sudu terhadap unjuk kerja turbin vortex. Kajian dilakukan secara eksperimental di Laboratorium Mekanika Fluida, Program Studi Teknik Mesin, Universitas Lampung. Model turbin vortex skala laboratorium dirancang dengan parameter turbin meliputi tinggi (H) sudu turbin 288 mm, diameter bawah (D1) 200 mm, diameter atas (D2) 380 mm mengikuti bentuk conical basin, jumlah sudu (n) 6 sudu turbin, serta sudut kemiringan sudu (α) sebesar 18°. Variasi yang diuji adalah jari-jari kelengkungan sudu (R) sebesar 85 mm, 110 mm, dan 145 mm. Pengujian dilakukan pada wadah berbentuk kerucut dengan diameter saluran masuk 600 mm, diameter saluran keluar 100 mm, dan tinggi 1050 mm, menggunakan tiga variasi debit aliran air yaitu 8,84 L/s, 10,54 L/s, dan 10,80 L/s. Parameter yang diukur meliputi putaran turbin (rpm), torsi (Nm), daya poros turbin (W), dan efisiensi (%). Hasil pengujian menunjukkan bahwa variasi jari-jari kelengkungan sudu berpengaruh signifikan terhadap daya dan efisiensi turbin vortex. Jari-jari kelengkungan sudu 110 mm menghasilkan performa paling optimal dengan daya poros maksimum sebesar 27,72 W dan efisiensi tertinggi 33,12% pada debit 10,80 L/s. Sementara itu, jari-jari kelengkungan 85 mm dan 145 mm menghasilkan efisiensi masing-masing sebesar 23,84% dan 30,70%. Peningkatan jari-jari kelengkungan sudu meningkatkan efisiensi hingga mencapai titik optimum, kemudian menurun seiring bertambahnya nilai kelengkungan.

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek: 600 Teknologi (ilmu terapan)
600 Teknologi (ilmu terapan) > 620 Ilmu teknik dan ilmu yang berkaitan
Program Studi: FAKULTAS TEKNIK (FT) > Prodi S1-Teknik Mesin
Pengguna Deposit: 2602437723 Digilib
Date Deposited: 24 Apr 2026 07:39
Terakhir diubah: 24 Apr 2026 07:39
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/98617

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir