Malya, Arie Amanda (2026) KAJIAN PENYULINGAN MINYAK ESENSIAL BUNGA KOPI ROBUSTA LAMPUNG SEBAGAI AROMATERAPI MELALUI PENDEKATAN IN SILICO. FAKULTAS PRTANIAN, UNIVERSITAS LAMPUNG.
|
File PDF
1. ABSTRAK - ABSTRACT.pdf Download (470Kb) | Preview |
|
|
File PDF
2. SKRIPSI FULL.pdf Restricted to Hanya staf Download (4Mb) | Minta salinan |
||
|
File PDF
3. SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf Download (3790Kb) | Preview |
Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)
Pemanfaatan bunga kopi sebagai sumber minyak esensial belum optimal, meskipun kaya senyawa volatile yang berpotensi sebagai aromaterapi. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh lama penyulingan terhadap karakteristik minyak esensial bunga kopi robusta (Coffea canephora) asal Lampung serta potensinya sebagai aromaterapi secara in silico. Ekstraksi dilakukan menggunakan metode penyulingan air dan uap dengan waktu 0,5–3,5 jam. Penelitian dilakukan dengan metode deskriptif 3 kali ulangan. Pangujian dalam penelitian terdiri dari rendemen, karakteristik sensori (warna dan aroma), komposisi senyawa volatil dengan GC-MS, serta analisis interaksi molekuler terhadap reseptor olfaktori OR1A1. Hasil penelitian menunjukkan rendemen meningkat seiring bertambahnya waktu penyulingan, dengan karakteristik sensori terbaik diperoleh pada bunga sebelum penyerbukan dengan lama penyulingan 2 jam, menghasilkan rendemen 0,76%, skor warna 3,7 (bening kekuningan), dan skor aroma 4,9 (sangat floral). Perlakuan terbaik (2 jam), menunjukkan bahwa minyak esensial bunga kopi robusta didominasi oleh 17 senyawa volatil seperti benzyl alcohol, translinalool oxide, phenylethyl alcohol, benzyl nitrile, 2H-pyran-3-ol, 6- ethenyltetrahydro-2,2,6-trimethyl-, benzene, (isocyanomethyl)-, 2,6-octadien-1-ol, 3,7-dimethyl-, (z)- , geraniol, 1-tetradecene, benzyl benzoate, 1-tricosene, cetene, 3-octadecene, (e)-, 1-docosene, 1-hexacosene, dan 1-tetracosene. Hasil molecular docking menunjukkan benzyl benzoate sebagai senyawa dominan memiliki binding affinity sebesar -7,7 kcal/mol, lebih tinggi dibandingkan kontrol, memiliki ikatan aromatik dengan residu TYR265, ikatan hidrogen dengan residu LYS186 dan terdapat interaksi hidrofobik dengan residu ALA175, PRO183, dan LEU187. Kata kunci : minyak esensial, bunga kopi robusta, penyulingan, GC-MS, in silico, aromaterapi
| Jenis Karya Akhir: | Skripsi |
|---|---|
| Subyek: | 600 Teknologi (ilmu terapan) 600 Teknologi (ilmu terapan) > 630 Pertanian dan teknologi yang berkaitan |
| Program Studi: | FAKULTAS PERTANIAN (FP) & PASCASERJANA > Prodi S1 Teknologi Hasil Pertanian |
| Pengguna Deposit: | 2602406838 Digilib |
| Date Deposited: | 06 May 2026 07:47 |
| Terakhir diubah: | 06 May 2026 07:47 |
| URI: | http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/99141 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Karya Akhir |
