PENGARUH VARIASI FAKTOR AIR SEMEN (FAS) DAN SERAT POLYPROPYLENE TERHADAP SIFAT FISIK DAN SIFAT MEKANIK SELF COMPACTING MORTAR (SCM)

Rizky Nanda Febrio, Adha (2026) PENGARUH VARIASI FAKTOR AIR SEMEN (FAS) DAN SERAT POLYPROPYLENE TERHADAP SIFAT FISIK DAN SIFAT MEKANIK SELF COMPACTING MORTAR (SCM). FAKULTAS TEKNIK , UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
Text
1. ABSTRAK.pdf

Download (61kB) | Preview
[img] Text
2. SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
3. SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Perkembangan teknologi material konstruksi menuntut inovasi mortar yang memiliki kemampuan alir tinggi, kekuatan optimal, dan durabilitas baik. self compacting mortar merupakan mortar yang mampu mengalir dan memadat secara mandiri tanpa pemadatan eksternal sehingga meningkatkan efisiensi dan kualitas pekerjaan konstruksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi FAS sebesar 0,30; 0,35; 0,40; dan 0,45 serta penambahan serat polypropylene sebesar 0,00%; 0,02%; 0,04%; 0,06%; dan 0,08% terhadap sifat fisik dan mekanik mortar dengan superplasticizer sebesar 2% dari berat semen. Pengujian meliputi workability, density, absorption, voids, kuat tekan, dan kuat lentur pada umur 28 hari. Hasil menunjukkan bahwa FAS berperan dominan terhadap workability. FAS 0,30 dan 0,35 tidak memenuhi kriteria SCM, sedangkan FAS 0,40 dan 0,45 memenuhi rentang slump flow 24–26 cm. Penambahan PPF terbukti efektif menurunkan nilai absorption dan voids. Penurunan paling signifikan terjadi pada FAS 0,40 dengan kadar PPF 0,08%, nilai absorption mengalami penurunan sebesar 81,67%, serta voids mengalami penurunan sebesar 81,53% dari mortar tanpa PPF. Nilai density dry tertinggi terjadi pada FAS 0,45 dengan kadar PPF 0,06% yaitu sebesar 2,17 gr/cm³, sedangkan nilai density SSD tertinggi terjadi pada FAS 0,45 dengan kadar PPF 0% yaitu sebesar 2,28 gr/cm³. Kuat tekan paling optimum terjadi pada FAS 0,4 dengan kadar 0,08% yaitu 46,25 MPa atau meningkat 7,91% dari mortar tanpa PPF, sedangkan kuat lentur paling optimum terjadi pada FAS 0,45 dengan kadar PPF 0,04% yaitu 12,54 MPa atau meningkat 3,85% dari mortar tanpa PPF. Kombinasi terbaik diperoleh pada campuran dengan FAS 0,40 dan PPF 0,08% karena memberikan keseimbangan sifat fisik dan mekanik yang optimal. Kata kunci: self compacting mortar, faktor air semen, serat polypropylene, kuat tekan, kuat lentur.

Item Type: Other
Subjects: Universitas Lampung > Fakultas Teknik > Prodi Teknik Informatika
?? 690 ??
Divisions: Fakultas Teknik > Prodi Sipil
Depositing User: 2605461470 Digilib
Date Deposited: 26 May 2026 07:35
Last Modified: 26 May 2026 07:35
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/99720

Actions (login required)

View Item View Item