PENGARUH VARIASI HOLDING TIME PADAPROSES QUENCHING MENGGUNAKAN MEDIA RESIN POLIESTER TAK JENUH DAN AIR TERHADAP KEKERASAN, KETANGGUHAN, DAN STRUKTUR MIKRO BAJA AISI 1045

Rahmat Alief, Chandra (2026) PENGARUH VARIASI HOLDING TIME PADAPROSES QUENCHING MENGGUNAKAN MEDIA RESIN POLIESTER TAK JENUH DAN AIR TERHADAP KEKERASAN, KETANGGUHAN, DAN STRUKTUR MIKRO BAJA AISI 1045. FAKULTAS TEKNIK , UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
File PDF (Abstrak)
Abstrak (Abstract).pdf

Download (342Kb) | Preview
[img] File PDF (SKRIPSI FULL)
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Hanya staf

Download (2900Kb) | Minta salinan
[img]
Preview
File PDF
SKRIPSI FULL TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (3248Kb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

Baja AISI 1045 merupakan baja karbon menengah yang banyak digunakan pada komponen mesin yang memerlukan kombinasi kekuatan dan ketangguhan yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi holding time dan media pendingin air serta resin poliester tak jenuh pada proses quenching terhadap kekerasan, ketangguhan, dan struktur mikro baja AISI 1045. Variasi holding time yang digunakan adalah 30 menit, 60 menit, dan 120 menit. Pengujian yang dilakukan meliputi uji kekerasan, uji impak, dan pengamatan struktur mikro. Hasil penelitian menunjukkan bahwa material awal memiliki kekerasan rata-rata sebesar 201,2553 Kg/mm² dan ketangguhan sebesar 0,3852 J/mm² dengan struktur mikro ferit–perlit. Setelah proses quenching, kekerasan meningkat signifikan seiring bertambahnya holding time, dengan nilai tertinggi pada media air sebesar 596,0369 Kg/mm² (peningkatan 196,18%), sedangkan pada resin poliester tak jenuh sebesar 229,7673 Kg/mm² (peningkatan 14,17%). Sebaliknya, nilai ketangguhan menurun, di mana nilai impak terendah diperoleh pada media air sebesar 0,1057 J/mm² (penurunan 72,56%), sedangkan pada resin poliester tak jenuh sebesar 0,2099 J/mm² (penurunan 45,51%). Pengamatan struktur mikro menunjukkan perubahan dari ferit–perlit menjadi dominasi martensit, terutama pada media air dan holding time yang lebih lama, sementara pada resin poliester terbentuk campuran martensit dan ferit/perlit. Hasil ini menunjukkan bahwa peningkatan holding time dan penggunaan media pendingin dengan laju pendinginan tinggi dapat meningkatkan kekerasan, namun menurunkan ketangguhan akibat dominasi pembentukan martensit.

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek: 600 Teknologi (ilmu terapan)
600 Teknologi (ilmu terapan) > 620 Ilmu teknik dan ilmu yang berkaitan
Program Studi: FAKULTAS TEKNIK (FT) > Prodi S1-Teknik Mesin
Pengguna Deposit: 2605870204 Digilib
Date Deposited: 04 Jun 2026 07:12
Terakhir diubah: 04 Jun 2026 07:12
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/99864

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir