DITA RIFDHAH , PADHILAH (2026) ANALISIS PEOPLE-TO-PEOPLE DIPLOMACY DALAM MENDUKUNG DIPLOMASI BUDAYA INDONESIA STUDI KASUS: JEROME POLIN MELALUI KONTEN WASEDA BOYS INDONESIA TRIP. FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK, UNIVERSITAS LAMPUNG.
|
File PDF
ABSTRAK.pdf Download (224Kb) | Preview |
|
|
File PDF
SKRIPSI FULL.pdf Restricted to Hanya staf Download (1567Kb) | Minta salinan |
||
|
File PDF
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf Download (1073Kb) | Preview |
Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)
Perkembangan media digital menunjukkan bahwa konten kreatif tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai sarana diplomasi budaya. Platform YouTube memungkinkan aktor non-negara berperan dalam menyebarkan nilainilai budaya lintas negara. Salah satu contohnya adalah konten Waseda Boys Indonesia Trip pada kanal Nihongo Mantappu oleh Jerome Polin yang menampilkan interaksi budaya Indonesia dan Jepang secara personal dan interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Jerome Polin sebagai aktor non-negara dalam membangun people-to-people diplomacy guna mendukung diplomasi budaya Indonesia di Jepang. Penelitian ini menggunakan metode campuran (mixed methods) dengan dominasi kualitatif deskriptif dan kuantitatif sebagai data pelengkap. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi konten video serial Waseda Boys Indonesia Trip, kemudian analisis statistik keterlibatan audiens, serta analisis komentar berbahasa Jepang. Penelitian ini menggunakan konsep diplomasi budaya, people-to-people diplomacy, dan teori soft power sebagai kerangka analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Jerome Polin berperan sebagai penghubung budaya antara Indonesia dan Jepang melalui penyampaian pengalaman budaya yang autentik, interaksi lintas budaya, serta keterlibatan emosional dalam konten. Konten Waseda Boys Indonesia Trip mampu membentuk persepsi positif, meningkatkan ketertarikan audiens Jepang terhadap budaya Indonesia, serta memperkuat praktik diplomasi budaya berbasis masyarakat di era digital. Kata Kunci: Diplomasi Budaya, Jerome Polin, People-To-People Diplomacy The development of digital media indicates that creative content no longer functions solely as entertainment, but also as a medium for cultural diplomacy. Platforms such as YouTube enable non-state actors to play a role in disseminating cultural values across countries. One example is the Waseda Boys Indonesia Trip content on the Nihongo Mantappu channel by Jerome Polin, which presents interactive and personal cross-cultural experiences between Indonesia and Japan. This study aims to analyze the role of Jerome Polin as a non-state actor in building people-to-people diplomacy to support Indonesia’s cultural diplomacy in Japan. This research employs a mixed methods approach with a dominant qualitative descriptive method and quantitative data as a complement. Data collection techniques include video content observation of Waseda Boys Indonesia Trip, analysis of audience engagement statistics, and analysis of Japanese-language comments. This study applies the concepts of cultural diplomacy, people-topeople diplomacy, and the theory of soft power as its analytical framework. The results show that Jerome Polin acts as a cultural bridge between Indonesia and Japan through the delivery of authentic cultural experiences, cross-cultural interactions, and emotional engagement within the content. The Waseda Boys Indonesia Trip content is able to create positive perceptions, increase Japanese audiences’ interest in Indonesian culture, and strengthen people-based cultural diplomacy practices in the digital era. Key Words: Cultural Diplomacy, Jerome Polin, People-To-People Diplomacy
| Jenis Karya Akhir: | Skripsi |
|---|---|
| Subyek: | 300 Ilmu sosial |
| Program Studi: | FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK (FISIP) > Prodi S1-Hubungan Internasional |
| Pengguna Deposit: | 2605786205 Digilib |
| Date Deposited: | 11 Jun 2026 08:47 |
| Terakhir diubah: | 11 Jun 2026 08:47 |
| URI: | http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/100219 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Karya Akhir |
