HELMALYA, VRILY PRAMESTI (2026) PERSEPSI DAN PRAKTIK BUDAYA PATRIARKI DALAM KELUARGA DI LAMPUNG (Studi Kualitatif Dengan Pendekatan Teori Interaksionisme Simbolik Pada Masyarakat Kalirejo Kabupaten Lampung Tengah). FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK, UNIVERSITAS LAMPUNG.
|
File PDF
1. ABSTRAK - ABSTRACT.pdf Download (211Kb) | Preview |
|
|
File PDF
2. SKRIPSI FULL.pdf Restricted to Hanya staf Download (3101Kb) | Minta salinan |
||
|
File PDF
3. SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf Download (1743Kb) | Preview |
Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik budaya patriarki yang dijalankan oleh anggota keluarga di Lampung Tengah dalam kehidupan sehari-hari, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi perubahan makna patriarki dalam lingkungan keluarga tersebut. Latar belakang penelitian ini didasari oleh tingginya angka kekerasan berbasis gender di Provinsi Lampung yang berakar pada dominasi struktural laki-laki dalam keluarga, namun di sisi lain mulai muncul fenomena kontradiktif berupa negosiasi peran akibat modernisasi dan peningkatan pendidikan perempuan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif interpretatif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap 12 informan yang terdiri dari 4 kepala keluarga, 4 ibu rumah tangga, dan 4 anak remaja di daerah Kalirejo, Lampung Tengah. Analisis data dilakukan dengan menggunakan kerangka pemikiran Teori Interaksionisme Simbolik dari George Herbert Mead melalui konsep Mind, Self, dan Society. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur keluarga Lampung di wilayah pedesaan masih mempertahankan hierarki patriarki yang kuat, di mana laki-laki menempati posisi dominan sebagai pengambil keputusan final. Praktik patriarki termanifestasi melalui pembagian kerja domestik yang kaku pada keluarga tradisional dan gaya komunikasi ayah yang cenderung tegas atau "keras". Namun, penelitian ini juga menemukan adanya proses negosiasi dan fleksibilitas peran pada pasangan yang keduanya bekerja, di mana faktor empati dan tekanan ekonomi memaksa laki-laki mulai terlibat dalam ranah domestik. Perubahan makna patriarki ini dipengaruhi oleh interaksi simbolik sehari-hari yang membentuk persepsi baru tentang tanggung jawab bersama dalam rumah tangga. Kata Kunci: Budaya Patriarki, Keluarga Lampung, Interaksionisme Simbolik, Peran Gender, Komunikasi Keluarga.
| Jenis Karya Akhir: | Skripsi |
|---|---|
| Subyek: | 300 Ilmu sosial |
| Program Studi: | FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK (FISIP) > Prodi S1-Ilmu Komunikasi |
| Pengguna Deposit: | 2605821714 Digilib |
| Date Deposited: | 12 Jun 2026 04:02 |
| Terakhir diubah: | 12 Jun 2026 04:02 |
| URI: | http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/100288 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Karya Akhir |
