RICO, ANDRIAN (2026) EVALUASI KINERJA DEEP LEARNING UNTUK IDENTIFIKASI SPESIES KUPU-KUPU SUMATERA BERBASIS AUGMENTASI DATA. [Dataset]
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (319kB) | Preview |
|
|
Text
FILE DISERTASI FULL.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
||
|
Text
FILE DISERTASI FULL TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf Download (2MB) | Preview |
Abstract
Kupu-kupu merupakan salah satu indikator penting keanekaragaman hayati yang memiliki peran ekologis dalam proses penyerbukan dan pemantauan kualitas lingkungan. Identifikasi spesies kupu-kupu secara manual memerlukan keahlian taksonomi dan waktu yang relatif lama sehingga diperlukan sistem identifikasi otomatis yang akurat dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja berbagai arsitektur deep learning dalam mengidentifikasi spesies kupu-kupu Sumatera berbasis citra digital serta menganalisis pengaruh teknik augmentasi data terhadap performa model. Dataset yang digunakan terdiri atas delapan spesies kupu-kupu Sumatera yang berasal dari Taman Kupu-Kupu Gita Persada, Bandar Lampung. Penelitian membandingkan tujuh arsitektur deep learning, yaitu DenseNet201, ResNet50, Xception, MobileNet, InceptionV3, Vision Transformer (ViT), dan EfficientNetB0. Selain itu, diterapkan enam teknik augmentasi data, yaitu Rotation, Flip, CutMix, Mixup, AugMix, dan LayerMix. Evaluasi dilakukan menggunakan metrik akurasi klasifikasi, efisiensi komputasi, dan penggunaan memori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh model mampu melakukan identifikasi spesies kupu-kupu Sumatera dengan tingkat akurasi yang tinggi. DenseNet201 menghasilkan akurasi tertinggi sebesar 99,38% pada data asli, diikuti ResNet50 dan Xception sebesar 98,75%, serta MobileNet sebesar 97,50%. Penerapan augmentasi data terbukti meningkatkan kemampuan generalisasi model dan menghasilkan beberapa kombinasi arsitektur–augmentasi dengan akurasi tertinggi sebesar 99,38%, yaitu DenseNet201–LayerMix, MobileNet–Flip, MobileNet–CutMix, Vision Transformer–Flip, Vision Transformer–CutMix, Xception–Flip, Xception–CutMix, Xception–Mixup, Xception–AugMix, serta EfficientNetB0–LayerMix. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa MobileNet memiliki keseimbangan terbaik antara akurasi, waktu inferensi, ukuran model, dan jumlah parameter sehingga sangat sesuai untuk implementasi pada perangkat bergerak. Penelitian ini berhasil menghasilkan sistem identifikasi otomatis spesies kupu-kupu Sumatera berbasis deep learning yang mendukung konservasi biodiversitas dan diimplementasikan dalam aplikasi mobile Butterfly Vision.
| Item Type: | Dataset |
|---|---|
| Subjects: | ?? 001 ?? ?? 004 ?? ?? 570 ?? |
| Divisions: | ?? 21 ?? |
| Depositing User: | 2605070280 Digilib |
| Date Deposited: | 15 Jun 2026 06:28 |
| Last Modified: | 15 Jun 2026 06:28 |
| URI: | http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/100468 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
