RIZKA , HAJAR CAHYANI (2026) ANALISIS MULTILEVEL FAKTOR KELUARGA DAN LAYANAN PUSKESMAS TERHADAP KEPATUHAN PENGOBATAN TUBERKULOSIS ANAK DI KOTA METRO. Masters thesis, UNIVERSITAS LAMPUNG.
|
File PDF
1. ABSTRAK - ABSTRACT.pdf Download (193Kb) | Preview |
|
|
File PDF
2. TESIS FULL.pdf Restricted to Hanya staf Download (3161Kb) | Minta salinan |
||
|
File PDF
3. TESIS TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf Download (2900Kb) | Preview |
Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)
Tuberkulosis (TB) anak masih menjadi masalah kesehatan masyarakat, dengan kepatuhan pengobatan sebagai faktor penting dalam keberhasilan terapi. Rendahnya kepatuhan pengobatan dapat menyebabkan kegagalan terapi, meningkatkan risiko penularan, serta memicu resistensi obat. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh faktor keluarga dan layanan puskesmas terhadap kepatuhan pengobatan TB anak di Kota Metro menggunakan pendekatan multilevel. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional pada 118 responden di 11 puskesmas di Kota Metro. Sampel ditentukan menggunakan teknik total sampling. Variabel independen meliputi dukungan orang tua, status ekonomi, efek samping obat, aksesibilitas layanan puskesmas, kompetensi tenaga kesehatan, ketersediaan obat, sistem follow up kunjungan rumah, sistem pencatatan pengobatan, serta sistem pengingat jadwal minum obat dan kontrol. Analisis data dilakukan menggunakan uji chi-square dan Generalized Linear Mixed Model (GLMM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 55,9% anak patuh menjalani pengobatan TB. Analisis multilevel menunjukkan bahwa dukungan orang tua dan efek samping obat berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan pengobatan TB anak. Anak dengan dukungan orang tua yang kurang memiliki risiko 10,1 kali lebih besar untuk tidak patuh menjalani pengobatan (OR=10,1; 95% CI: 3,5–28,7; p-value <0,001). Anak yang mengalami efek samping obat memiliki risiko 9,9 kali lebih besar untuk tidak patuh menjalani pengobatan (OR=9,9; 95% CI: 2,7–36,1; p-value=0,001). Faktor layanan puskesmas tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap kepatuhan pengobatan TBC anak (p-value >0,05). Nilai Intraclass Correlation Coefficient (ICC) sebesar 1,5% menunjukkan bahwa pengaruh konteks puskesmas terhadap variasi kepatuhan pengobatan relatif kecil, sehingga faktor keluarga lebih dominan memengaruhi kepatuhan pengobatan. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa kepatuhan pengobatan TB anak lebih dominan dipengaruhi oleh faktor keluarga, terutama dukungan orang tua dan efek samping obat. Oleh karena itu, diperlukan penguatan peran orang tua dan pengelolaan efek samping obat secara optimal untuk meningkatkan keberhasilan pengobatan TB anak. Kata Kunci: Tuberkulosis anak, kepatuhan pengobatan, faktor keluarga, layanan puskesmas, analisis multilevel
| Jenis Karya Akhir: | Tesis (Masters) |
|---|---|
| Subyek: | 600 Teknologi (ilmu terapan) > 610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan |
| Program Studi: | FAKULTAS KEDOKTERAN (FK) > Prodi S2-Magister Kesehatan Masyarakat |
| Pengguna Deposit: | 2605415521 Digilib |
| Date Deposited: | 17 Jun 2026 01:42 |
| Terakhir diubah: | 17 Jun 2026 01:42 |
| URI: | http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/100532 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Karya Akhir |
