Tri, Lestari (2026) PENERAPAN PENGAKUAN PENDAPATAN BERDASARKAN PSAK 115 ATAS JASA SEWA ALAT BERAT DENGAN PENGUKURAN HOUR METER (HM) DI PT EKA PERSADA MAKMUR. [Composition]
|
Text
TA Abstrak.pdf Download (271kB) | Preview |
|
|
Text
TA Full.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
||
|
Text
TA Tanpa Pembahasan..pdf Download (1MB) | Preview |
Abstract
Pelaporan keuangan yang andal memerlukan pengakuan pendapatan yang tepat sesuai dengan standar yang berlaku. Di Indonesia, pengakuan pendapatan dari kontrak dengan pelanggan diatur oleh PSAK 115, yang mulai berlaku pada 1 Januari 2024. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan pengakuan pendapatan atas jasa sewa alat berat dengan pengukuran hour meter (HM) di PT Eka Persada Makmur, mengidentifikasi tantangan dan faktor yang memengaruhi efektivitas pengakuan pendapatan dengan pengukuran berbasis hour meter. Kemudian, untuk menilai kesesuaian dengan model lima langkah yang dipersyaratkan oleh PSAK 115, serta mengungkapkan kendala dalam penerapan nya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus melalui observasi, wawancara, dan peninjauan dokumen perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT Eka Persada Makmur menghadapi berbagai masalah. Pertama, ditemukan adanya kesenjangan dalam data hour meter, di mana nilai HM awal tidak konsisten dengan HM akhir hari sebelumnya, yang berpotensi memengaruhi akurasi pengakuan pendapatan berdasarkan jam kerja aktual. Kedua, keterlambatan penerbitan Kontrak Perjanjian oleh customer menghambat penyusunan Berita Acara Penerimaan Pekerjaan dan penerbitan faktur, hal ini disebabkan kurangnya dasar perjanjian yang sah untuk pekerjaan yang diberikan. Penelitian ini memberikan saran agar perusahaan memperkuat sistem pengawasan dan pengendalian internal untuk melakukan verifikasi silang (cross-check) antara data HM yang dilaporkan oleh operator dengan pembacaan langsung di lokasi oleh pengawas lapangan, mempertimbangkan melengkapi atau mengganti pencatatan HM manual dengan sistem digital, dan berinvestasi pada sistem GPS Tracker dengan fitur Remote Engine Cut-Off. menetapkan kebijakan internal mengenai batas waktu penerbitan kontrak pelanggan, dan menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) untuk seluruh proses pengakuan pendapatan. Kata kunci: PSAK 115, pengakuan pendapatan, jasa sewa alat berat, hour meter (HM), model lima langkah, studi kasus.
| Item Type: | Composition |
|---|---|
| Subjects: | ?? 332 ?? |
| Divisions: | ?? d3_akuntansi ?? |
| Depositing User: | 2605289705 Digilib |
| Date Deposited: | 29 Jun 2026 01:40 |
| Last Modified: | 29 Jun 2026 01:40 |
| URI: | http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/100894 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
