DIPLOMASI MUSIK DANGDUT PADA MASA PRESIDEN JOKO WIDODO 2014 - 2024

Widya , Febi Nandita (2026) DIPLOMASI MUSIK DANGDUT PADA MASA PRESIDEN JOKO WIDODO 2014 - 2024. FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
File PDF
ABSTRAK.pdf

Download (244Kb) | Preview
[img] File PDF
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Hanya staf

Download (3001Kb) | Minta salinan
[img]
Preview
File PDF
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (2635Kb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

Peningkatan perhatian terhadap pemanfaatan budaya sebagai instrumen diplomasi menunjukkan bahwa Indonesia, dengan keragaman budayanya memiliki potensi untuk memanfaatkan budaya populer termasuk musik dangdut sebagai bagian dari strategi diplomasi. Pada masa pemerintahan Joko Widodo (2014–2024), musik dangdut sebagai bagian dari budaya populer Indonesia dimanfaatkan untuk memperluas pengaruh budaya Indonesia di tingkat internasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana diplomasi musik melalui dangdut digunakan sebagai sarana diplomatik Indonesia di kancah global. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk menganalisis diplomasi budaya Indonesia dalam memperkenalkan musik dangdut ke level internasional. Kerangka teoretis yang digunakan adalah teori diplomasi budaya yang menekankan empat komponen utama: agent, agenda, vehicle, dan target audience. Hasil penelitian menunjukkan bahwa musik dangdut pada masa pemerintahan Joko Widodo tidak hanya berfungsi sebagai hiburan lokal, tetapi juga sebagai instrumen diplomasi budaya Indonesia dalam membangun citra positif di tingkat internasional. Diplomasi tersebut melibatkan aktor state dan non-state, seperti Pemerintah Indonesia, KBRI, KJRI, PAMMI, diaspora Indonesia, dan musisi dangdut. Agenda yang dijalankan berfokus pada upaya memperkenalkan dangdut sebagai identitas budaya populer Indonesia dan meningkatkan pengakuan internasional terhadap budaya nasional. Vehicle yang digunakan meliputi festival budaya internasional, forum kenegaraan, kompetisi musik, serta media digital seperti YouTube dan televisi. Sementara itu, target audience mencakup masyarakat internasional, diaspora Indonesia, hingga delegasi dalam forum internasional. Kata Kunci: Diplomasi musik, musik dangdut, citra positif

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek: 300 Ilmu sosial
300 Ilmu sosial > 320 Ilmu politik (politik dan pemerintahan) > 322 Hubungan negara dengan kelompok terorganisir dan anggotanya
Program Studi: FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK (FISIP) > Prodi S1-Hubungan Internasional
Pengguna Deposit: 2605883926 Digilib
Date Deposited: 19 Jun 2026 02:44
Terakhir diubah: 19 Jun 2026 02:44
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/100903

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir