ALEXANDER , WARDHANA TAMBA (2026) EFEKTIVITAS PENERAPAN E-LITIGASI DALAM PENYELESAIAN SENGKETA PERSELISIHAN HUBUNGAN INDUSTRIAL (Studi di Pengadilan Negeri Tanjungkarang Kelas 1A). HUKUM, UNIVERSITAS LAMPUNG.
|
File PDF
ABSTRAK.pdf Download (1872Kb) | Preview |
|
|
File PDF
SKRIPSI FULL.pdf Restricted to Hanya staf Download (2359Kb) | Minta salinan |
||
|
File PDF
SKRIPSI FULL TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf Download (2359Kb) | Preview |
Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)
Pesatnya kemajuan teknologi menyebabkan banyak instansi mengubah cara kerja mereka, yang dulunya beroperasi secara manual dan sekarang telah memanfaatkan kemajuan teknologi informasi tersebut, contohnya salah satu instansi penegak hukum yaitu Pengadilan Negeri Tanjungkarang Kelas 1A termasuk sengketa perselisihan hubungan industrial. Prosedur persidangan terbaru yang digunakan oleh Pengadilan Negeri Tanjungkarang Kelas 1A disebut dengan E-Litigasi. Rumusan masalah yang dibahas adalah pengaturan E-Litigasi dalam penyelesaian sengketea perselisihan hubungan idustrial di Pengadilan Negeri Tanjungkarang Kelas 1A, efektivitas penerapan E-Litigasi dalam penyelesaian sengketea perselisihan hubungan idustrial di Pengadilan Negeri Tanjungkarang Kelas 1A serta faktor penghamabat dan faktor pendukung ELitigasi dalam penyelesaian sengketea perselisihan hubungan idustrial di Pengadilan Negeri Tanjungkarang Kelas 1A. Jenis Penelitian dalam penelitian ini menggunakan penelitian hukum normatif-empiris dengan tipe penelitian deskriptif, pendekatan masalah yang digunakan adalah pendekatan peraturan perundang-undangan dan konseptual, pengumpulan data dan dilakukan dengan studi kepustakaan dan studi lapangan. Data penelitian diolah melalui pemeriksaan, klasifikasi hingga penyusunan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaturan penerapan E-Litigasi oleh Mahkamah Agung RI yang kemudian diimplementasikan oleh Pengadilan Negeri Tanjungkarang Kelas 1A telah diterapkan sebagaimana mestinya. Pernarapan E-Litigasi memberikan dampak yang sangat signifikan dalam menyederhanakan proses persidangan, berdasarkan Teori Efektivitas penyelesaian sengketa perselisihan hubungan industrial telah diterapkan dengan dampak penyelesaian perkara dapat dilaksanakan dengan efektif, Hal ini menyebabkan penyelesaian perkara dapat dilakukan dengan cepat dan biaya ringan bagi semua pihak maupun praktisi hukum, kemudian dalam penerapan E-Litigasi Pengadilan Negeri Tanjungkarang menghadapai beberapa hambatan seperti kurangnya pemahaman praktisi hukum dalam menggunakan E-Litigasi dan adanya kendala teknis dalam pelaksanaan E-Litigasi, dalam menghadapai faktor penghambat tersebut Pengadilan Negeri Tanjungkarang Kelas 1A juga memberikan faktor pendukung seperti Edukasi dan bantuan teknis, memberikan sosialisasi dan pelatihan serta adanya kemudahan akses terhadap informasi perkara. Kata Kunci: E-Litigasi, Penyelesaian Sengketa, Perselisihan Hubungan Indsutrial The rapid advancement of technology has led many institutions to change their way of working, which previously operated manually and now have utilized these technological advances. An example is one of the law enforcement agencies, namely the Tanjungkarang District Court Class 1A, which also handles industrial relations disputes. The latest trial procedure used by the Tanjungkarang District Court Class 1A is called E-Litigation. The research questions addressed are: the regulation of E-Litigation in resolving industrial relations disputes at the Tanjungkarang District Court Class 1A, the effectiveness of the implementation of E-Litigation in resolving industrial relations disputes at the Tanjungkarang District Court Class 1A, and the inhibiting and supporting factors of ELitigation in resolving industrial relations disputes at the Tanjungkarang District Court Class 1A. This study employs a normative-empirical legal research method with a descriptive research type. The problem approach utilized consists of a statutory approach and a conceptual approach. Data collection was conducted through library research and field studies, while the research data were processed through stages of examination, classification, and data compilation. The research results indicate that the regulation of E-Litigation implementation by the Supreme Court of the Republic of Indonesia, subsequently implemented by the Tanjungkarang Class 1A District Court, has been carried out as it should. The application of E-Litigation has had a very significant impact in simplifying the trial process. Based on the theory of effectiveness in the resolution of industrial relations disputes, E-Litigation has been implemented in a manner that leads to effective case resolution. Consequently, disputes can be resolved quickly and at low cost for all parties and legal practitioners. However, in implementing E-Litigation, the Tanjungkarang Class 1A District Court faces several obstacles, such as a lack of understanding among legal practitioners in using E-Litigation and technical constraints during its execution. In addressing these inhibiting factors, the Tanjungkarang Class 1A District Court also provides supporting factors, including education and technical assistance, socialization and training, as well as easy access to case information. Keywords: E-Litigation, Dispute Resolution, Industrial Realations Dispute
| Jenis Karya Akhir: | Skripsi |
|---|---|
| Subyek: | 300 Ilmu sosial 300 Ilmu sosial > 340 Ilmu hukum 300 Ilmu sosial > 340 Ilmu hukum > 347 Prosedur dan pengadilan |
| Program Studi: | FAKULTAS HUKUM (FH) > Prodi S1-Ilmu Hukum |
| Pengguna Deposit: | 2605097555 Digilib |
| Date Deposited: | 19 Jun 2026 02:06 |
| Terakhir diubah: | 19 Jun 2026 02:06 |
| URI: | http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/101028 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Karya Akhir |
