NIAT BERPERILAKU ETIS AKUNTAN MANAJEMEN DIMODERASI ETIKA KERJA ISLAMI

INDRA, CANIAGO (2026) NIAT BERPERILAKU ETIS AKUNTAN MANAJEMEN DIMODERASI ETIKA KERJA ISLAMI. [Disertasi]

[img]
Preview
File PDF
1. ABSTRAK - ABSTRACT.pdf

Download (8Kb) | Preview
[img] File PDF
2. DISERTASI FULL.pdf
Restricted to Hanya staf

Download (2332Kb) | Minta salinan
[img]
Preview
File PDF
3. DISRTASI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (2034Kb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

Niat berperilaku etis merupakan aspek penting bagi akuntan manajemen, karena profesi ini berkaitan erat dengan proses pengambilan keputusan organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kesadaran etis terhadap niat berperilaku etis akuntan manajemen dimediasi oleh pengalaman etis, serta menganalisis peran etika kerja Islami sebagai moderator dalam hubungan antara pengalaman etis dan niat berperilaku etis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori dan model moderated mediation. Sampel penelitian terdiri atas 151 akuntan manajemen yang diperoleh melalui teknik purposive sampling dan snowball sampling. Data dianalisis menggunakan pendekatan Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesadaran etis berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengalaman etis. Pengalaman etis terbukti memediasi pengaruh kesadaran etis terhadap niat berperilaku etis. Temuan ini menunjukkan bahwa kemampuan akuntan manajemen dalam mengenali isu etis perlu diwujudkan melalui pengalaman etis yang konkret agar dapat membentuk niat berperilaku etis. Namun, etika kerja Islami tidak terbukti memoderasi hubungan antara pengalaman etis dan niat berperilaku etis. Hal ini karena etika kerja Islami berfungsi lebih sebagai landasan moral individual, bukan sebagai faktor situasional yang memperkuat proses regulasi diri dalam konteks pengalaman kerja. Keterbaharuan penelitian ini ada pada model yang dikembangkan berdasarkan teori Self Regulation Theory dan Ethical Decision Making Model. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa organisasi perlu memperkuat pengalaman etis akuntan manajemen melalui keteladanan pimpinan, pelatihan berbasis dilema nyata, sistem pengendalian yang adil, serta mekanisme pelaporan pelanggaran yang kredibel. Nilai etika kerja Islami tetap relevan sebagai landasan integritas personal, tetapi perlu didukung oleh sistem organisasi yang konkret agar dapat berkontribusi lebih efektif terhadap perilaku etis akuntan manajemen. Kata kunci: Kesadaran Etis; Pengalaman Etis; Niat Berperilaku Etis; Etika Kerja Islami; Akuntan Manajemen.

Jenis Karya Akhir: Disertasi
Subyek: 300 Ilmu sosial > 330 Ekonomi
Program Studi: FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS (FEB) > Prodi S3-Doktor Ilmu Ekonomi
Pengguna Deposit: 2605262306 Digilib
Date Deposited: 19 Jun 2026 04:02
Terakhir diubah: 19 Jun 2026 04:02
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/101082

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir