IVANDI , HARTHA SIMARMATA (2026) LITERASI KEUANGAN DAN INKLUSI KEUANGAN PELAKU USAHA INDUSTRI MIKRO KECIL DI JAKARTA TIMUR. Masters thesis, UNIVERSITAS LAMPUNG.
|
File PDF
ABSTRAK.pdf Download (74Kb) | Preview |
|
|
File PDF
TESIS FULL.pdf Restricted to Hanya staf Download (3463Kb) | Minta salinan |
||
|
File PDF
TESIS TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf Download (3468Kb) | Preview |
Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)
Pelaku usaha industri mikro kecil memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, namun demikian, pelaku usaha industri mikro kecil masih menghadapi berbagai kendala, terutama dalam pengelolaan keuangan dan akses terhadap layanan keuangan formal. Rendahnya tingkat literasi keuangan dapat mempengaruhi kemampuan pelaku usaha dalam memahami produk keuangan, mengelola keuangan usaha, serta memanfaatkan layanan keuangan secara optimal. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya peningkatan literasi dan inklusi keuangan bagi pelaku usaha agar mampu meningkatkan kapasitas usaha dan kesejahteraan ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis profil literasi keuangan dan tingkat inklusi keuangan pelaku usaha industri mikro kecil di Jakarta Timur, serta merumuskan strategi penguatan literasi dan inklusi keuangan. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan pendekatan deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Pendekatan kuantitatif digunakan untuk menggambarkan tingkat literasi dan inklusi keuangan pelaku usaha melalui penyebaran kuesioner kepada 92 responden pelaku usaha industri mikro kecil di Jakarta Timur. Sementara itu, pendekatan kualitatif dilakukan melalui wawancara mendalam dengan informan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) guna memperoleh informasi mengenai strategi peningkatan literasi dan inklusi keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat literasi keuangan pelaku usaha industri mikro kecil berada pada kategori cukup baik yang tercermin dari aspek pengetahuan, keterampilan, keyakinan, sikap, dan perilaku keuangan. Tingkat inklusi keuangan juga berada pada kategori baik yang ditunjukkan oleh kemudahan akses terhadap lembaga jasa keuangan, penggunaan produk dan layanan keuangan, kualitas layanan, serta dampak layanan keuangan terhadap pengembangan usaha. Strategi peningkatan literasi dan inklusi keuangan dilakukan melalui edukasi keuangan, sosialisasi program pembiayaan usaha, serta penguatan kerja sama antara lembaga keuangan dan pelaku usaha mikro kecil. Kata kunci: literasi keuangan, inklusi keuangan, pelaku usaha industri mikro kecil, Jakarta Timur. Micro and small industry business actors play a strategic role in promoting economic growth. However, MSME actors still face various challenges, particularly in financial management and access to formal financial services. Low levels of financial literacy can affect business actors’ ability to understand financial products, manage business finances, and utilize financial services effectively. Therefore, improving financial literacy and financial inclusion is essential to enhance business capacity and economic welfare. This study aims to analyze the profile of financial literacy and the level of financial inclusion among Micro and small industry business actors in East Jakarta and to formulate strategies for strengthening financial literacy and financial inclusion. This research employed a survey method using a descriptive quantitative and qualitative approach. Quantitative data were collected through questionnaires distributed to 92 Micro and small industry business actors in East Jakarta. Meanwhile, qualitative data were obtained through in-depth interviews with informants from the Financial Services Authority (OJK) to gain insights into strategies for improving financial literacy and financial inclusion. The results show that the level of financial literacy among MSME actors is categorized as fairly good, reflected in the aspects of financial knowledge, skills, confidence, attitudes, and financial behavior. Meanwhile, the level of financial inclusion is categorized as good, indicated by ease of access to financial institutions, the use of financial products and services, service quality, and the impact of financial services on business development. Strategies to enhance financial literacy and financial inclusion include financial education programs, the socialization of business financing schemes, and strengthening cooperation between financial institutions and Micro and small industry business actors. Keywords: financial literacy, financial inclusion, Micro and small industry business actors s, business development, East Jakarta.
| Jenis Karya Akhir: | Tesis (Masters) |
|---|---|
| Subyek: | 300 Ilmu sosial |
| Program Studi: | FAKULTAS PERTANIAN (FP) & PASCASERJANA > Prodi S2 Magister Ilmu Penyuluhan Pembangunan/Pemberdayaan Masyarakat |
| Pengguna Deposit: | A.Md Cahya Anima Putra . |
| Date Deposited: | 19 Jun 2026 09:07 |
| Terakhir diubah: | 19 Jun 2026 09:07 |
| URI: | http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/101198 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Karya Akhir |
