Ridho , Ananda (2026) TINJAUAN HISTORIS BENCANA GEMPA BUMI SUMATERA BAGIAN SELATAN PADA TAHUN 1933. FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN, UNIVERSITAS LAMPUNG.
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (278kB) | Preview |
|
|
Text
SKRIPSI FULL.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
||
|
Text
SKRIPSI FULL TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf Download (1MB) | Preview |
Abstract
Bencana gempa bumi yang melanda Sumatera bagian selatan pada tahun 1933 merupakan salah satu peristiwa penting dalam sejarah bencana alam pada masa kolonial Hindia Belanda. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah bagaimana peristiwa gempa bumi tersebut terjadi, dampak yang ditimbulkannya, serta bagaimana respons masyarakat dan pemerintah kolonial dalam menghadapi bencana tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan latar belakang terjadinya gempa bumi, menganalisis dampak sosial, ekonomi, dan infrastruktur yang ditimbulkan, serta mengkaji respons dan kebijakan pemerintah kolonial Hindia Belanda pasca terjadinya gempa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian sejarah yang meliputi tahapan heuristik, kritik sumber eksternal dan internal, interpretasi, serta historiografi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka dan dokumentasi. Sumber data diperoleh dari arsip surat kabar kolonial Belanda, laporan resmi pemerintah kolonial, serta berbagai literatur sekunder yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gempa bumi Sumatera bagian selatan tahun 1933 dipicu oleh aktivitas tektonik pada sistem sesar besar Sumatera dan menimbulkan dampak luas, meliputi kerusakan fisik yang masif, korban jiwa, terganggunya infrastruktur, serta tekanan sosial ekonomi masyarakat yang pada saat itu juga dipengaruhi oleh krisis ekonomi dunia. Dalam menghadapi bencana tersebut, masyarakat menunjukkan bentuk solidaritas sosial melalui gotong royong dan bantuan bersama, sementara pemerintah kolonial merespons dengan pemberian bantuan darurat, perbaikan infrastruktur, serta kebijakan keringanan pajak dan penghentian sementara kerja wajib. Penelitian ini menyimpulkan bahwa gempa bumi Sumatera bagian selatan tahun 1933 tidak hanya merupakan peristiwa alam, tetapi juga peristiwa sosial yang memperlihatkan keterkaitan antara kondisi geologis, struktur sosial, dan kebijakan kolonial dalam membentuk kerentanan dan resiliensi masyarakat. Kata kunci: gempa bumi, Sumatera bagian selatan, tahun 1933, sejarah bencana
| Item Type: | Other |
|---|---|
| Subjects: | ?? 370 ?? ?? 900 ?? |
| Divisions: | FKIP > Prodi Pendidikan Sejarah IPS |
| Depositing User: | 2605850327 Digilib |
| Date Deposited: | 02 Jul 2026 04:06 |
| Last Modified: | 02 Jul 2026 04:06 |
| URI: | http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/101844 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
