STRATEGI NATION BRANDING SINGAPURA MELALUI PENYELENGGARAAN KONSER INTERNASIONAL

M. FIQRI, QURAHMAN (2026) STRATEGI NATION BRANDING SINGAPURA MELALUI PENYELENGGARAAN KONSER INTERNASIONAL. FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK , UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
Text
1. ABSTRAK - ABSTRACT.pdf

Download (115kB) | Preview
[img] Text
2. SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
3. SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi nation branding Singapura melalui penyelenggaraan konser internasional sebagai instrumen diplomasi budaya dalam memperkuat citra negara di tingkat global. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh semakin meningkatnya persaingan antarnegara dalam membangun daya saing dan reputasi internasional, sehingga negara tidak lagi hanya mengandalkan kekuatan militer maupun ekonomi, tetapi juga memanfaatkan budaya populer sebagai sumber daya tarik (soft power). Singapura menjadi salah satu negara yang secara konsisten menyelenggarakan konser internasional berskala besar, seperti Coldplay, Taylor Swift, Bruno Mars, dan Lady Gaga, sebagai bagian dari strategi membangun citra sebagai pusat hiburan premium di Asia Tenggara tahun 2024 – 2025 . Penelitian ini menggunakan teori soft power dari Joseph S. Nye dan konsep nation branding dari Keith Dinnie sebagai landasan analisis. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Data penelitian diperoleh melalui studi dokumen dan studi pustaka yang bersumber dari laporan resmi pemerintah Singapura, Singapore Tourism Board (STB), Ministry of Culture, Community and Youth (MCCY), laporan ekonomi, publikasi akademik, serta pemberitaan media nasional dan internasional. Analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña (2016) yang meliputi tahapan kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyelenggaraan konser internasional merupakan bagian dari strategi nation branding Singapura yang dilaksanakan secara terencana melalui sinergi antara pemerintah, lembaga pariwisata, dan aktor non-negara. Strategi tersebut diwujudkan melalui perencanaan kebijakan, pembangunan narasi citra negara sebagai pusat hiburan modern, serta keterlibatan berbagai pemangku kepentingan dalam mendukung penyelenggaraan event internasional. Keberhasilan penyelenggaraan konser internasional tidak hanya meningkatkan kunjungan wisatawan dan aktivitas ekonomi, tetapi juga memperkuat citra Singapura sebagai negara yang modern, aman, terbuka, dan memiliki daya tarik budaya yang tinggi sehingga mampu meningkatkan soft power serta posisi Singapura dalam persaingan global. Kata kunci: Nation Branding, Soft Power, Diplomasi Budaya, Konser Internasional, Singapura.

Item Type: Other
Subjects: ?? 300 ??
?? 320 ??
Divisions: ?? hubungan_internasional ??
Depositing User: 2606832602 Digilib
Date Deposited: 10 Jul 2026 01:47
Last Modified: 10 Jul 2026 01:47
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/102367

Actions (login required)

View Item View Item