KEANEKARAGAMAN DAN KELIMPAHAN SERANGGA PADA TANAMAN PENYANGGA DI PERKEBUNAN KELAPA SAWIT RAKYAT DAN PERUSAHAAN DI PROVINSI LAMPUNG

Abidin, Purba (2026) KEANEKARAGAMAN DAN KELIMPAHAN SERANGGA PADA TANAMAN PENYANGGA DI PERKEBUNAN KELAPA SAWIT RAKYAT DAN PERUSAHAAN DI PROVINSI LAMPUNG. FAKULTAS PERTANIAN, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
Text
1. ABSTRAK - ABSTRACT.pdf

Download (141kB) | Preview
[img] Text
2. SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
3. SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi komposisi, keanekaragaman, dan kelimpahan serangga pada tanaman penyangga di perkebunan kelapa sawit rakyat dan perusahaan di Provinsi Lampung, serta menganalisis adanya perbedaan keanekaragaman dan kelimpahan serangga pada kedua tipe perkebunan tersebut. Penelitian dilaksanakan pada bulan April hingga Desember 2025 di perkebunan kelapa sawit rakyat di Desa Muara Putih, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan dan perkebunan kelapa sawit perusahaan di PTPN IV Regional 7 Bekri, Kecamatan Bekri, Kabupaten Lampung Tengah. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode sweep net dan pitfall trap pada area vegetasi penyangga. Serangga yang diperoleh kemudian diidentifikasi hingga tingkat genus dan dianalisis menggunakan indeks keanekaragaman Shannon-Wiener (H’), indeks kemerataan (E), indeks dominansi Simpson (D), serta uji t sampel independen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada perkebunan kelapa sawit rakyat ditemukan 6 ordo, 20 famili, dan 23 genus dengan total 1.590 individu, sedangkan pada perkebunan perusahaan ditemukan 6 ordo, 17 famili, dan 19 genus dengan total 1.097 individu. Genus Oxya merupakan genus yang paling dominan pada kedua lokasi penelitian. Nilai indeks keanekaragaman serangga pada perkebunan rakyat sebesar 2,74 dan pada perkebunan perusahaan sebesar 2,69, yang keduanya termasuk kategori sedang. Nilai indeks kemerataan masing-masing sebesar 0,88 dan 0,91 dengan kategori tinggi, sedangkan indeks dominansi sebesar 0,28 dan 0,31 yang menunjukkan dominansi rendah. Hasil uji t menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan nyata terhadap indeks keanekaragaman serangga antara perkebunan kelapa sawit rakyat dan perusahaan (p>0,05). Namun demikian, kelimpahan serangga pada perkebunan rakyat lebih tinggi dibandingkan perkebunan perusahaan. Perbedaan tersebut diduga dipengaruhi oleh kondisi vegetasi bawah yang lebih beragam pada perkebunan rakyat sehingga menyediakan habitat dan sumber pakan yang lebih baik bagi serangga. Kata kunci: keanekaragaman serangga, kelapa sawit , kelimpahan serangga, tanaman penyangga, vegetasi bawah.

Item Type: Other
Subjects: ?? 630 ??
Divisions: ?? proteksi ??
Depositing User: 2606652738 Digilib
Date Deposited: 10 Jul 2026 02:26
Last Modified: 10 Jul 2026 02:26
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/102390

Actions (login required)

View Item View Item