EVALUASI KANDUNGAN ZAT—ZAT MAKANAN KIAMBANG (Salvinia molesta) DI WADUK BATU TEGI KECAMATAN AIR NANINGAN KABUPATEN TANGGAMUS

0814061019, Rahadian Fachrudin (2012) EVALUASI KANDUNGAN ZAT—ZAT MAKANAN KIAMBANG (Salvinia molesta) DI WADUK BATU TEGI KECAMATAN AIR NANINGAN KABUPATEN TANGGAMUS. UNSPECIFIED.

[img]
Preview
File PDF
1. Cover.pdf

Download (109Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
1. Pengesahan.pdf

Download (4043b) | Preview
[img]
Preview
File PDF
1. persetujuan.pdf

Download (64Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
2 Abstrak Indonesia.pdf

Download (126Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
2 Abstrak inggris.pdf

Download (83Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
3. Kata Pengantar.pdf

Download (73Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
3. Persembahan.pdf

Download (106Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
4. Riwayat Hidup.pdf

Download (4Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
5. Daftar Isi.pdf

Download (157Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
I. PENDAHULUAN.pdf

Download (152Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
II. TINJAUAN PUSTAKA.pdf

Download (412Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
III. BAHAN DAN METODE.pdf

Download (737Kb) | Preview
[img] File PDF
IV. HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf
Restricted to Hanya pengguna terdaftar

Download (716Kb)
[img]
Preview
File PDF
V. SIMPULAN DAN SARAN.pdf

Download (63Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
VI. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (232Kb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

Abstrak Pakan hijauan merupakan kebutuhan utama pada ruminansia. Akan tetapi, sekarang ketersediaan pakan hijauan mulai sulit didapatkan. Melihat hal tersebut perlu adanya alternatif sumber pakan baru yang lebih mudah didapat, tersedia dalam jumlah melimpah, memiliki harga murah dan tidak bersaing dengan kebutuhan manusia. Salah satu pakan alternatif tersebut adalah gulma kiambang (Salvinia molesta) yang banyak terdapat di Waduk Batu Tegi, Tanggamus. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi dan mengevaluasi kandungan zat—zat makanan pada tanaman kiambang (Salvinia molesta). Pada penelitian ini, tanaman kiambang dibagi menjadi lima bagian yaitu daun muda, daun tua, akar muda, akar tua dan tanaman utuh yang hasilnya dianalisis secara deskriptif. Hasil dari penelitian ini Waduk Batu Tegi menghasilkan Salvinia molesta segar sebanyak 12.600 ton dengan produksi kering udara dan bahan kering berturut-- turut sebanyak 512,82 ton dan 449,28 ton per tahun. Hasil penelitian menunjukkan kandungan zat—zat makanan Salvinia molesta pada bagian akar muda mengandung kadar air dan abu tertinggi, tetapi terendah akan kadar bahan kering, serat kasar, dan TDN. Daun tua mengandung kadar bahan kering, serat kasar, dan TDN tertinggi, tetapi terendah akan kadar air dan abu. Daun muda mengandung kadar protein dan lemak tertinggi, tetapi terendah akan kandungan BETN.. Abstract Forage is a primary requirement in ruminants. However, the current availability of green feed is getting hard to find. Seeing the need for new alternative food sources are more easily obtained, are available in abundance, has a low price and do not compete with human needs. One alternative feed is kiambang weed (Salvinia molesta), which is widely available in the Reservoir Batu Tegi, Tanggamus. The purpose of this study was to determine the potential and evaluate the content of nutrients in plants kiambang (Salvinia molesta). In this study, the plant is divided into five sections kiambang the young leaves, old leaves, young roots, old roots and whole plants whose results were analyzed descriptively. The results of this study Tegi Stone Reservoir Salvinia molesta fresh produce as much as 12,600 tons of dry air and the production of dry matter respectively were as much as 512.82 tonnes and 449.28 tons per year. The results showed the content of nutrients Salvinia molesta in the young roots contain the highest levels of water and ash, but will the lowest levels of dry matter, crude fiber and TDN. Older leaves contain high levels of dry matter, crude fiber and TDN highest, but the lowest moisture and ash will. Young leaves contain the highest levels of protein and fat, but will the lowest content of BETN.

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek:
Program Studi: Fakultas Pertanian dan Pascasarjana > Prodi Peternakan
Pengguna Deposit: IC-STAR . 2015
Date Deposited: 07 Sep 2015 04:34
Terakhir diubah: 23 Oct 2015 03:54
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/12544

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir