PEMBUATAN DAN PENGUJIAN KOMPOR BIOMASSA DENGAN PRINSIP GASIFIKASI

0714071043, Iim Imaduddin (2012) PEMBUATAN DAN PENGUJIAN KOMPOR BIOMASSA DENGAN PRINSIP GASIFIKASI. UNSPECIFIED.

[img]
Preview
File PDF
ABSTRACT.pdf

Download (9Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
ABSTRAK.pdf

Download (7Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
COVER DALAM.pdf

Download (27Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
COVER LUAR.pdf

Download (27Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
DAFTAR GAMBAR.pdf

Download (91Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
DAFTAR ISI.pdf

Download (178Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
PENGESAHAN-SCAN.pdf

Download (702Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
PERSETUJUAN.pdf

Download (549Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
RIWAYAT HIDUP.pdf

Download (90Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
SANWACANA.pdf

Download (170Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
UCAPAN TERIMA KASIH.pdf

Download (4079b) | Preview
[img]
Preview
File PDF
I. PENDAHULUAN.pdf

Download (89Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
II. TINJAUAN PUSTAKA.pdf

Download (454Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
III. METODE PENELITIAN.pdf

Download (276Kb) | Preview
[img] File PDF
IV. HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf
Restricted to Hanya pengguna terdaftar

Download (379Kb)
[img]
Preview
File PDF
V. SIMPULAN DAN SARAN.pdf

Download (6Kb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

Abstrak Biomassa merupakan bahan bakar yang menjanjikan sebagai sumber energi terbarukan, pengadaan biomassa mudah karena pada umumnya biomassa ada di sekitar lingkungan tempat tinggal. Penggunaan biomassa pada proses memasak menggunakan tungku tradisional memiliki efisiensi yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk membuat dan menguji kompor gasifikasi biomassa yang efisien. Melalui penelitian ini diharapkan akan dihasilkan kompor biomassa yang efisien. Kompor gasifikasi biomassa dibuat dari plat seng 1 mm dengan ukuran tinggi 54 cm dan diameter 31 cm, dan memiliki kapasitas ruang bakar 5,89 liter. Pengujian dilakukan dengan uji pemanasan air standar dari Baldwin. Air dididihkan menggunakan 3 jenis bahan bakar, yaitu kayu, serutan kayu, sekam padi. Semua pengujian menggunakan air lima liter yang diulang tiga kali. Parameter yang diamati meliputi kebutuhan bahan bakar, waktu mendidihkan air, daya kompor, dan efisiensi termal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompor biomassa ini tidak bisa bekerja menggunakan bahan bakar sekam padi. Pengujian menggunakan sekam padi tidak menghasilkan nyala api akibat kurangnya aliran udara melewati tumpukan sekam padi. Tetapi, kompor biomassa ini bekerja dengan baik menggunakan kayu dan serutan kayu. Waktu rata-rata untuk mendidihkan air 5 liter dengan menggunakan kayu dan serutan kayu berturut-turut adalah 14,47 menit dan 22,13 menit. Kebutuhan bahan bakar untuk mendidihkan 5 liter air menggunakan kayu bakar mencapai 689,5 g dan menggunakan serutan kayu mencapai 619,67 g. Daya input dan output kompor adalah 12,12 kW dan 2,65 kW masing-masing menggunakan bahan bakar kayu. Dengan serutan kayu, daya input dan output kompor masing-masing adalah 8,24 kW dan 1,64 kW. Nilai efisiensi termal kompor adalah 19,93% dengan serutan kayu dan 21,90% dengan bahan bakar kayu. Itu lebih baik daripada efisiensi tungku tradisional yang umum digunakan, yang memiliki efisiensi termal 15,49%. Katakunci: biomassa, kompor gasifikasi, efisiensi termal, daya. Abstract Biomass is a promising fuel as a source of renewable energy, procurement of biomass is easy to do since most of biomass is around living environments. The use of biomass at cooking process using traditional stoves has a low efficiency. The objectives of this research is to make and test an efficient biomass gasification stove. Through this research was expect to be generated biomass stoves efficient. The experiment was conducted according to standard of boiling test from Baldwin. Water was boiled with three types of biomass, namely wood, wood shavings, and rice husk. Five liters of water was used in all experiments which were replicated three times. Parameters to be observed included fuel consumption, boiling time, power of the stove, and thermal efficiency. Biomass gasification stove was constructed from 1-mm zinc plate and had a dimension of 54 cm of height and 31 cm of diameter with combustion chamber capacity 5,89 liters of. The results showed that the stove was not working using rice husks due to no sufficient air flow through the rice husks pilling. The stove was working good using either woodfuel or wood shavings. The average time to boil 5 liters of water using woodfuel and wood shavings was 14,19 minutes and 21,90 minutes, respectively. Fuel consumption to boil 5 liters of water was 689,5 g using woodfuel and 619,7 g using wood shavings. The input and output power of the stove was respectively 12,12 kW and 2,65 kW with woodfuel. With wood shavings, the input and power of the stove was 8,24 kW and 1,64 kW, respectively. The gasification stove had thermal efficiency of 19,93% with wood shavings and 21,90% with woodfuel. It was better than thermal efficiency of a common traditional wood stove, which had thermal efficiency of 15,49%. Keywords: biomass, gasification stove, thermal efficiency, boiling time, power.

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek:
Program Studi: Fakultas Pertanian dan Pascasarjana > Prodi Teknik Pertanian
Pengguna Deposit: IC-STAR . 2015
Date Deposited: 07 Sep 2015 04:37
Terakhir diubah: 23 Oct 2015 03:32
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/12737

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir