UJI EFEKTIVITAS FERMENTASI KITIN SECARA BERTAHAP DENGAN ISOLAT Actinomycetes ANL-4 DAN Mucor miehei UNTUK PEMBUATAN GLUKOSAMIN

0817011008, Puji Mugiyanto (2012) UJI EFEKTIVITAS FERMENTASI KITIN SECARA BERTAHAP DENGAN ISOLAT Actinomycetes ANL-4 DAN Mucor miehei UNTUK PEMBUATAN GLUKOSAMIN. Digital Library.

[img]
Preview
File PDF
ABSTRACT.pdf

Download (10Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
ABSTRAK.pdf

Download (9Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
Bab I. Pendahuluan.pdf

Download (15Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
Bab II. Tinjauan Pustaka.pdf

Download (221Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
Bab III. Metodologi Penelitian.pdf

Download (46Kb) | Preview
[img] File PDF
Bab. IV Hasil dan Pembahasan.pdf
Restricted to Hanya pengguna terdaftar

Download (303Kb)
[img]
Preview
File PDF
Bab. V Simpulan dan Saran.pdf

Download (17Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
Cover.pdf

Download (23Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
Cover 2.pdf

Download (26Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
Kata Mutiara.pdf

Download (22Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
Lembar Pengesahan.pdf

Download (15Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
Persembahan.pdf

Download (24Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
Persetujuan Kajur.pdf

Download (6Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
Riwayat Hidup.pdf

Download (7Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
Sanwacana.pdf

Download (20Kb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

Abstrak Kitin adalah biopolimer tersusun oleh unit-unit N-asetilglukosamin berikatan β-(1,4) yang terdapat berlimpah di alam setelah selulosa. Kitin dapat dihidrolisis menjadi glukosamin dengan reaksi enzimatis. Enzim spesifik yang digunakan untuk menghidrolisis kitin menjadi glukosamin adalah enzim kitinase. Enzim kitinase dapat dihasilkan oleh Actinomycetes ANL-4 dan Mucor miehei selama fermentasi batch dengan substrat kitin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas fermentasi batch kitin secara bertahap dengan Actinomycetes ANL-4 dan Mucor miehei. Pada tahap pertama kitin difermentasikan dengan menggunakan Actinomycetes ANL-4. Substrat kitin pada fermentasi tahap pertama yang tidak terhidrolisis oleh Actinomycetes ANL-4 difermentasikan lebih lanjut dengan menggunakan Mucor miehei. Hasil spektrum IR glukosamin standar dengan glukosamin isolasi dari fermentasi tahap pertama dan kedua secara kualitatif mempunyai pita serapan yang relatif sama. Sampel dianalisis kemurniannya menggunakan HPLC-ELSD dengan kolom C18 dan fasa gerak asetonitril/H2O (65/35). Hasil kromatogram HPLC-ELSD menunjukkan bahwa produk degradasi kitin oleh Actinomycetes ANL-4 dan Mucor miehei memberikan satu puncak dominan dengan waktu retensi masing-masing 2,1 -3 menit dan 2-3 menit. Efektivitas fermentasi batch kitin dengan Actinomycetes ANL-4 sebesar 41,98 %, sedangkan dengan Mucor miehei sebesar 49,92 %. Jadi efektivitas Fermentasi batch kitin secara bertahap dengan Actinomycetes ANL-4 dan Mucor mihei sebesar 91,90 % dengan substrat awal sebanyak 10 gram. Abstract Chitin is biopolymer composed by units N-acetylglucosamine binds β-(1,4) which are abundant in nature after cellulose. Chitin can be hydrolyzed into glucosamine with enzymatic reaction. Specific enzyme was used to hydrolyze chitin into glucosamine was chitinase enzyme. Chitinase enzyme can be produced by Actinomycetes ANL-4 and Mucor miehei during batch fermentation with chitin substrate. This study aims to know the effectiveness of chitin batch fermentation gradually by Actinomycetes ANL-4 and Mucor miehei. In the first step chitin was fermented by Actinomycetes ANL-4. Chitin substrate from first step fermentation was not hidrolyzed by Actinomycetes ANL-4 further was fermented with Mucor miehei. The result of FTIR spectra of standart glucosamine with glucosamine isolation from the first and second step fermentation are qualitatively had the same relative absorbtion band. The purity of Samples were analyze using HPLCELSD using a C18 colomn and mobile phase asetonitril/H2O (65/35). The result of HPLC-ELSD chromatogram showed that there was one peak from glucosamine of chitin degradation by Actinomycetes ANL-4 and Mucor miehei with each retention time 2.1 -3 minutes and 2-3 minutes. Effectiveness batch fermentation of chitin with Actinomycetes ANL-4 was 41,98%, whereas by Mucor miehei was 49,92 %. So the effectiveness of chitin batch fermentation gradually withActinomycetes ANL-4 and Mucor miehei was 91,90 % with 10 grams initial substrate.

Jenis Karya Akhir: Artikel
Subyek:
Program Studi: FAKULTAS MIPA > Prodi Kimia
Pengguna Deposit: IC-STAR . 2015
Date Deposited: 22 Oct 2015 08:56
Terakhir diubah: 22 Oct 2015 08:56
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/13504

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir