ANALISIS KINERJA DAN STRATEGI DINAS KEHUTANAN DAN PERKEBUNAN KABUPATEN LAMPUNG UTARA DALAM PENINGKATAN RETRIBUSI DAERAH

0826021034, Yuliati ANALISIS KINERJA DAN STRATEGI DINAS KEHUTANAN DAN PERKEBUNAN KABUPATEN LAMPUNG UTARA DALAM PENINGKATAN RETRIBUSI DAERAH. Digital Library.

[img]
Preview
File PDF
0826021034-abstract.pdf

Download (128Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
0826021034-abstrak.pdf

Download (85Kb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

ABSTRAK Kinerja berhubungan dengan penilaian atas kualitas pengelolaan dan kualitas pelaksanaan tugas atau operasi organisasi. Aspek responsivitas, responsibilitas dan akuntabilitas akan memberikan pengaruh yang signifikan dalam proses penilaian suatu kinerja di sebuah organisasi. Manajemen strategi dapat menjadi suatu hal yang penting dalam proses perbaikan kualitas kinerja sebuah organisasi, pengelolaan secara baik sumber daya yang ada serta mengetahui kelemahan dan peluang dimasa yang akan datang akan memberikan kemudahan bagi suatu organisasi dalam menata dan memajukan kualitas dan profesionalitas organisasi. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis kinerja Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Lampung Utara dan membuat strategi yang tepat dan aplikatif dalam upaya meningkatkan retribusi daerah pada sektor kehutanan dan perkebunan di Kabupaten Lampung Utara. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan analisis deskriptif. Sedangkan pengumpulan datanya dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Sesuai dengan judul, maka pengumpulan data dilakukan pada lingkungan kantor Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Lampung Utara. Hasil penelitian dan analisa lapangan secara umum dapat dikatakan bahwa, hasil analisis penilaian kinerja Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Lampung Utara berdasarkan indikator responsivitas, responsibilitas dan akuntabilitas adalah cukup baik. Responsivitas ditunjukkan dengan melakukan perencanaan kegiatan dengan memadukan aspirasi masyarakat (bottom up) dan kebijakan pemerintah (top down), responsibilitas ditunjukkan dengan dilakukannya proses pelaksanaan program dan kegiatan sesuai dengan peraturan, kebijakan dan pedoman-pedoman teknis administrasi. Sedangkan akuntabilitas ditunjukkan dengan realisasi pelaksanaan program dan kegiatan yang rata-rata cukup baik, walaupun memang ada beberapa kegiatan yang tidak mencapai target hal ini disebabkan karena faktor-faktor yang tidak bisa dikendalikan oleh organisasi. Berdasarkan hasil analisis SWOT dan Tes Litmus, isu-isu yang strategis yang perlu dikembangkan oleh Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Lampung Utara untuk meningkatkan pendapatan retribusi daerah adalah; (a) Melakukan penyempurnaan/perubahan terhadap peraturan daerah yang tidak sesuai lagi dengan kondisi yang ada. (b) Memperluas Tax-base retribusi antara lain bersumber dari PSDH, Kemitraan Sawit, Demplot Sawit dan Kebun sawit daerah yang diprediksi dapat meningkatkan pendapatan daerah tahun 2011 mencapai 281% dan Pendapatan Daerah Tahun 2012 mencapai 351% (c) mengintensifkan Pembinaan baik secara formal maupun informal dan (d) Peningkatan pelayanan kepada masyarakat serta membuka diri terhadap saran yang disampaikan masyarakat. Kata Kunci: Kinerja, Manajemen Strategi, Analisis SWOT, Retribusi Daerah

Jenis Karya Akhir: Artikel
Subyek:
Pengguna Deposit: UPT . Teti Novianti
Date Deposited: 18 Dec 2015 07:13
Terakhir diubah: 18 Dec 2015 07:13
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/15770

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir